Cegah Monopoli Proyek, NTB Siapkan e-Catalog Lokal

H. Sadimin (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB mengembangkan e-catalog lokal untuk mencegah korupsi dan praktik monopoli dalam pelaksanaan lelang proyek. Di NTB, sudah ada beberapa pengadaan barang dan jasa yang sudah bisa lewat e-catalog lokal.

‘’Kita di NTB yang sudah e-catalog itu, pengadaan meubeler, bibit sapi dan pemeliharaan jalan. Yang mau dimasukkan juga produk industrialisasi, permesinan,’’ ujar Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (BAPP dan LPBJP) Setda NTB, H. Sadimin, S.T., M.T., dikonfirmasi Suara NTB, kemarin di Mataram.

Iklan

Apabila produk-produk permesinan sudah masuk e-catalog. Maka pembelian mesin-mesin tersebut juga lebih cepat. Kemudian, layanan purna jualnya juga ada.

‘’Melalui e-catalog lokal, barangnya lebih terjamin layanan purna jualnya. Makanya kita dorong. Supaya pengadaan lebih cepat. Ini juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan,’’ katanya.

Sadimin menjelaskan e-catalog sama dengan tender biasa. Tetapi, pengadaannya bisa di awal tahun.

‘’Persyaratan e-catalog adalah barang  yang dibutuhkan oleh perangkat daerah. Artinya, barang itu dibeli dengan uang APBD. Barang standar atau bisa distandarkan spesifikasinya. Kemudian dibutuhkan secara berulang. Jadi dibutuhkan lebih dari satu tahun. Bisa dua tahun, bisa tiga tahun. Barang yang mau diadakan tiga tahun, bisa ditender di awal tahun atau tahun sebelumnya,’’ jelasnya.

Sehingga, ketika nanti uangnya sudah siap, tinggal langsung dibeli. Jika barang sudah dibeli, maka  segera bisa  dimanfaatkan. ‘’Itu bisa menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi kalau pengadaannya lebih awal,’’ jelasnya.

Pengadaan barang dan jasa lewat e-catalog, kata Sadimin memang didorong oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk mencegah potensi terjadinya korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Begitu juga untuk mencegah praktek monopoli dalam pengadaan barang dan jasa. (nas)