Cegah MERS, Jemaah Calon Haji Diimbau Suntik Vaksin Influenza

Mataram (suarantb.com) – Demi mencegah dari terjangkit virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) para jemaah calon haji (JCH) asal NTB disarankan untuk melakukan suntik vaksin influenza. Di luar suntik vaksin meningitis yang memang sudah diwajibkan. Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Jumat, 21 Juli 2017.

“Selain imunisasi meningitis sebagai imunisasi wajib, sejak tiga tahun terakhir kita imbau untuk imunisasi influenza. Supaya mereka tidak sakit di sana dan saat pulang,” ungkapnya.

Iklan

Berbeda dengan vaksin meningitis yang diberikan secara gratis, untuk vaksin influenza ini para JCH harus bersedia membayar. Meski tidak menjamin akan bebas dari MERS-CoV, dengan tubuh dibuat kebal terhadap virus influenza maka daya tahan tubuh terhadap virus korona pada MERS-CoV juga akan meningkat.

Sejak 2016-2017 ini Dikes NTB telah mencatat ada delapan pasien terjangkit MERS-CoV yang baru pulang dari Timur Tengah. “2016 ada empat orang suspect, ada TKI dan jemaah umrah. Tahun 2017 ada empat orang satu grup pergi umrah,  itu yang kita temukan. Tapi alhamdulillah tidak ada korona virus dari pasien-pasien ini, hanya ada virus-virus lain yang menyebabkan,” jelasnya.

Selain menyarankan suntik vaksin influenza, Eka juga menambahkan sebagai bentuk perlindungan para JCH harus selalu menggunakan masker. Selain itu, kualitas gizi dari makanan yang dikonsumsi para JCH juga harus diperhatikan dengan seksama.

“Gizinya harus diperkuat, karena kita kan berada di tempat berbeda dengan di rumah. Di sana capek mengikuti ibadah dalam kondisi panas. Pokoknya jangan ndak makan, paksa diri makan, kalau perlu bawa dari Indonesia. Kalau badan kita kuat, pastinya risiko terserang penyakit bisa diminimalisir,” pesannya. (ros)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional