Cegah Kerumunan Tahun Baru, Polres Lobar Kerahkan Ratusan Personel

Kapolres Lobar AKBP Bagus S Wibowo saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2020 di lapangan bencingah kantor bupati Lobar.

Giri Menang (Suara NTB) – Ratusan personel gabungan TNI/Polri akan diterjunkan untuk pengamanan  malam tahun baru  2021 di Lombok Barat (Lobar). Sebanyak 12 pos pun akan disiapkan pihak Polres dalam operasi Lilin Rinjani tersebut.

Kapolres Lobar, AKBP Bagus S Wibowo menjelaskan, operasi Lilin akan diselenggarakan selama 15 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021 mendatang. “Polres Lobar sudah menyiapkan tiga Pos terdiri dari dua Pos Pam dan satu Pos pelayanan. Pertama di pelabuhan Lembar, di Kecamatan Kediri dan di wilayah Senggigi,” terang Bagus, pekan kemarin.

Selain tiga pos utama itu, pihaknya menambah 9 pos pantau. Tersebar di sejumlah titik yang rawan keramaian di kawasan Lobar, saat perayanan malam tahun baru dan libur tahun baru. Mengingat malam tahun baru masih dalam suasana pandemi covid 19. Khusus untuk tahun baru, Bagus mengaku menambah jumlah personel yang dilibatkan mencapai 210 personel. Terdiri dari gabungan personel Polres Lobar, TNI dan Brimob.

“Di malam tahun baru langkah-langkah pengamanan yang akan kita lakukanan, pastinya akan melakukan pengaman yang lebih ketat lagi di tempat-tempat keramaian masyarakat. Terutama di wilayah Senggigi,” jelasnya.

Untuk kawasan Senggigi akan lebih ditingkatkan lagi pengawasan kepada masyarakat yang masuk kawasan itu. Pemeriksaan dua jalur akan diberlakukan agar memastikan warga yang masik kawasan Senggigi sudah menerapkan protokol covid. Di antaranya telah mengenakan masker. Termasuk juga pengawasan di tempat kegiatan masyarakat yang lain seperti di hotel atau lainnya. “Jadi kami bersama pemerintah daerah, aparat TNI dan elemen masyarakat lain. Kita akan berusaha memastikan bahwa di malam tahun baru nanti, segala aktivitas masyarakat kami akan tekan dalam hal penerapan protokol covid,” imbuhnya.

Pengawasan itu juga berlaku kepada kerumunan masyarakat. Sebab apabila pihaknya menemukan ada tempat usaha atau lokasi yang menimbulkan kerumunan tak menerapkan protokol covid maka langkah penindakan akan diambil.

“Tentu kita akan mengambil tindakan tegas sampai melakukan pemburan atas masyarakat tersebut. Kami sudah berkomitmen dengan TNI dan pemerintah daerah memberikan sosialisasi pelaku usaha di wilayah Senggigi termasuk wilayah lain yang kami perkirakan berpotensi melakukan kegiatan masyarakat,” paparnya.

Kemudian untuk libur di hari tahun baru, akan ada pemantauan yang dilakukan pada lokasi-lokasi wisata masyarakat. Sebab 9 pos pantau itu hampir rata-rata berada di lokasi wisata di Lobar. Seperti di pantai Induk, Pantai Cemara, Tanjung Bias, Pantai Duduk, Kerandangan, Bengkaung hingga kawasan Sekotong.

Untuk memastikan kesiapan pasukan dalam melakukan operasi Lilin Rinjani, pihak polres sudah menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Rinjani 2020, yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Lombok Barat, Senin, 21 Desember 2020. “Melalui kegiatan Apel Gelar pasukan ini, merupakan bentuk Sinergi Kita dalam kesiapan Pelaksnaan Operasi Lilin Rinjani 2020,” unglap Kapolres.

Dalam Kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2020 tersebut, selain menggelar personel, juga digelar sarana dan prasarana pendukung dalam Operasi Lilin Rinjani di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat. (her)