Capaian Proyek Fisik Rendah, Sekda akan Panggil Kabag APP

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah proyek fisik di Kota Mataram hingga menjelang akhir tahun anggaran, progres pengerjaannya masih rendah. Sekda menjadwalkan memanggil Kepala Bagian Administrasi Pengendalian dan Pembangunan untuk mengklarifikasi penyebab rendahnya capaian tersebut.

Beberapa proyek fisik yang progresnya rendah yakni, Bale Kebudayaan yang dibangun di kompleks ruang terbuka hijau (RTH) Kelurahan Pagutan Timur dengan nilai Rp 2,06 miliar. Dari 44 kontraktor yang mengikuti proses lelang melalui layanan pengadaan sistem elektronik, tender dimenangkan oleh CV. Utama dengan pagu penawaran Rp 1,7 miliar lebih. Hingga akhir tahun, progres fisik masuk 40 persen.

Iklan

Selain itu, enam proyek puskesmas milik Dinas Kesehatan Kota Mataram. Masing – masing dikerjakan oleh enam kontraktor berbeda. Seperti halnya, Puskesmas Ampenan dikerjakan oleh PT. Putra Lintas Jaya dengan nilai kontrak Rp 2,4 miliar dari pagu anggaran Rp 3,07 miliar.

Puskesmas Tanjung Karang dengan pagu anggaran Rp 3,3 miliar dikerjakan oleh PT. Asri Cipta Natha Alam dengan nilai kontrak Rp 2.975.300.000,00. Puksesmas Karang Taliwang dikerjakan PT. Damai Indah Utama dengan nilai kontrak Rp 5,7 miliar dari pagu Rp 8 miliar.

Sedangkan, Puskesmas Dasan Cermen yang merupakan pembangunan lanjutan dimenangkan oleh CV. Artha Kecening dengan nilai kontrak Rp 1,5 miliar lebih dari pagu Rp 1,9 miliar. Puskesmas Dasan Agung dengan item pengerjaan rehab dan relokasi dianggarkan Rp 3,3 miliar. Puskesmas ini dikerjakan oleh PT. Adhi Graha Kencana dengan nilai kontrak Rp 2.625.361.000,00. Terakhir, Puskemas Pagesangan dikerjakan oleh PT. Kartika Sari Cipta Utama dengan nilai Rp 4,2 miliar.

Sekda Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito, MM., menegaskan, dalam waktu dekat ini akan memanggil Kabag APP selaku liding sektor, untuk mengklarifikasi seperti apa capaian atau progres seluruh pengadaan fisik maupun barang dan jasa. “Segera saya panggil Kabag APP,” kata Sekda, Senin (31/10).

Sekda belum berani menyimpulkan seperti apa kendala dan capaian seluruh proyek, karena belum menerima laporan secara keseluruhan. (cem)