Canangkan BBGRM, Bupati Dompu Ajak Perangi Sampah

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin mengajak semua aparatur pemerintah dan masyarakat Dompu untuk memerangi sampah di lingkungan masing – masing. Sudah menjadi pemandangan yang biasa, sampah plastik berhamburan di jalan, pasar dan tempat lain.

“Jadi, sekali lagi, seluruh aparat Pemda (Pemerintah Daerah) supaya menjadi motor untuk kebersihan lingkungan,” kata bupati pada acara pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat tingkat Kabupaten Dompu di lapangan beringin Setda Dompu, Selasa, 2 Mei 2017.

Iklan

 

Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin menjadi inspektur upacara (irup) pencanangan BBGRM yang dirangkaikan dengan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah tahun 2017.

Saat ini, lanjut Bupati, rumah warga di Desa/Kelurahan sudah tidak terlalu banyak yang kumuh. Rata – rata rumah warga sudah mulai direhab dan dibangun baru dengan semi permanen yang jauh lebih baik dari sebelumnya. “Tapi lingkungannya yang perlu kita perbaiki, bersihkan lagi. Supaya kita benar – benar mewariskan lingkungan yang bersih, indah dan rapi,” tegasnya.

Untuk memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan, H. Bambang kembali mengingatkan, harus dimulai dari diri sendiri, rumah masing – masing dan mulai dari yang kecil – kecil. “Mulailah dari sampah yang bisa kita pungut, yang bisa kita sapu sendiri,” katanya seraya menambahkan, “Jangan tunggu besok lusa. Mulai hari ini, melalui program bulan bhakti gotong royong masyarakat, kita akan perangi sampah di Dompu,” tegasnya.

Bambang juga mengingatkan, kegiatan kebersihan ini juga dimulai dari rumah, lingkuan, RT/RW, Kelurahan/Desa dan seterusnya. Ia pun memberikan apresiasinya terhadap anggota musyawarah pimpinan Kecamatan (Muspika) di Kecamatan Pekat yang melakukan gerakan pembersihan di daerah perbatasan antardesa di wilayah Kecamatannya. “Harusnya itu bisa menginspirasi para Camat lain, kepala Desa dan Lurah yang ada di Kabupaten Dompu,” harapnya.

Pada pencanangan bulan bhakti gotong royong masyarakat tingkat Kabupaten Dompu di lapangan beringin Setda Dompu ini ditandai dengan pembagian sekop dan sapu lidi kepada dua perwakilan masyarakat oleh Bupati. Kepada kedua perwakilan, alat kebersihan yang dibagikan tidak hanya bermakna simbolis, tapi juga harus dimanfaatkan untuk membersihkan lingkungan. “Dipakai ya, alatnya,” pesan Bupati melalui podium utama usai penyerahan alat kebersihan.

BBGRM ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan integrasi sosial di Kabupaten Dompu. Peran aktif masyarakat dalam pembangunan, kemitraan antar masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan di Desa serta meningkatkan rasa memiliki dan rasa tanggungjawab terhadap hasil – hasil pembangunan khususnya di Kabupaten Dompu.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa/Kelurahan selama sebulan. Namun esensinya kegiatan tersebut tidak terbatas hanya satu bulan, karena budaya gotong royong dalam membangun Desa tetap harus tumbuh dan berkembang tanpa dibatasi oleh waktu. Karena dengan BBGRM merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan kemandirian dan partisipasi masyarakat dalam keikutsertaannya membangun Desa dan Kelurahan.

BBGRM juga dapat menjadi momentum dalam rangka memnghidupkan nilai – nilai gotong royong yang telah melekat pada diri masyarakat dan akan diwariskan dari generasi ke gernasi yang tercermin dari rasa saling asah, saling asih dan saling asuh di antara anggota keluarga dan masyarakat. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here