Calon Independen Harus Siapkan 300 Ribu KTP

Mataram (suarantb.com) – Para calon peserta Pilgub 2018 yang ingin bertarung lewat jalur independen, harus segera menyiapkan 300 ribu KTP sebagai salah satu syarat mutlak. Demikian disampaikan Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Anshori di Media Center Kantor Gubernur NTB, Senin, 17 Oktober 2016.

“Calon independen harus serahkan hampir 300 ribu KTP. Minimal pemiliknya berasal di enam kabupaten/kota di NTB,” jelasnya.

Iklan

Jika syarat 300 ribu KTP sudah dipenuhi, masih ada proses verifikasi faktual administrasi. Ini dilakukan KPU untuk mencocokkan KTP dengan pemiliknya serta memastikan dukungan mereka diberikan kepada calon yang bersangkutan.

“Meskipun dia serahkan 300 belum tentu lolos. Karena ada administrasi difaktual, akan ada sensus bahkan bertemu langsung dengan pemilik KTP elektronik. Kalau pemilik tidak mengakui, akan ada surat pernyataan dan sebagainya,” tambah Aksar.

Selain menyebutkan syarat tersebut, Aksar juga menyarankan agar para calon mulai mengatur strategi pengumpulan KTP. Sebab nantinya akan ada tahap kedua, yakni tahap perbaikan. Jika di tahap pertama target 300 ribu KTP belum tercapai, bisa ditambah di tahap kedua. Dengan syarat jumlahnya dua kali lipat dari jumlah kekurangan di tahap pertama.

“Misalnya di tahap pertama dia kurang 50 ribu, maka di tahap kedua harus menyerahkan minimal 100 ribu KTP. Beban akan dua kali lebih banyak di tahap kedua,” imbuhnya.

Salah seorang politisi yang menyatakan ingin maju sebagai calon independen adalah TGH Hasanain. Belum ada nama-nama lain yang ingin mempertaruhkan peruntungan melenggang melalui jalur independen di Pilgub mendatang.

Berdasarkan jumlah pemilih di NTB yang mencapai angka 3,9 juta, Aksar memperkirakan akan ada kesempatan bagi lebih dari satu calon independen. “Dari jumlah pemilih kita sekarang sangat mungkin akan ada lebih dari satu calon independen,” ujarnya. (ros)