Caleg Gagal, PPP Siapkan Uang Penggganti Rp15 Ribu Per Suara

PPP

Praya (Suara NTB) –  Rivalitas untuk memperebutkan kursi anggota legislatif pada gelaran Pemilu tahun 2019 mendatang diyakini akan sangat ketat. Tidak hanya antara calon anggota legislatif (caleg) antar partai politik (parpol), tapi juga antara caleg di internal parpol itu sendiri. Untuk itu, guna meredam kemungkinan munculnya konflik di internal parpol pascapemilu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah menyiapkan kompensasi bagi para caleg yang gagal lolos menjadi anggota legislatif.

Kompensasi dimaksud berupa uang pengganti suara untuk masing-masing satu suara khusus yang tusuk nama. “Besaran kompensasi berbeda untuk masing-masing tingkatan. Kalau kita di tingkat kabupaten/kota besaran kompensasinya yakni Rp 15 ribu untuk satu suara tusuk nama,” ungkap Ketua DPC PPP Loteng, H. Mayuki, S.Ag., kepada Suara NTB, Senin,  15 Oktober 2018.

Iklan

Dikatakanya, kompensasi itu nantinya menjadi tanggung jawab caleg yang terpilih. Berapa pun besaran kompensasinya harus dibayar cash dan tidak boleh diangsur. “Jadi bagi caleg PPP yang tidak lolos, tinggal mengajukan daftar perolehan suara sah dari KPU miliknya. Untuk kemudian itu akan diganti oleh caleg yang terpilih sebagai anggota legislatif,” terangnya.

Kesepakatan tersebut sudah dibuat dan ditandatangani oleh semua caleg PPP jelang pendaftaran peserta pemilu lalu. Bagi caleg yang terpilih, namun mengingkari atau tidak melaksanakan kesepakatan tersebut, maka pengurus bisa menjatuhkan sanksi, bisa berupa pengusulan untuk diganti.

“Kalau ada caleg yang tidak melaksanakan kesepakatan, konsekuensinya jelas akan di-PAW (pergantian antar waktu). Dan, itu jelas sudah tertuang dalam kesepakatan yang sudah ditandatangani oleh seluruh caleg PPP,” tegasnya.

Menurutnya, kesepakatan tersebut dibuat sebagai bentuk komitmen kebersamaan antara para caleg PPP. Jangan sampai, hanya caleg yang terpilih saja yang senang. Sementara para caleg gagal paling tidak, tidak terlalu rugi, karena mungkin telah mengeluarkan biaya besar selama proses pemilu berlangsung.

Karena bagaimana pun jika ada caleg PPP yang berhasil terpilih sebagai anggota legislatif, itu juga tidak lepas dari andil caleg-caleg yang lain. “Kalau pada pemilu sebelumnya besaran kompensasinya sebesar Rp10 ribu per suara. Kali ini bertambah menjadi Rp15 ribu per suara tusuk nama. Kalau tusuk partai tidak masuk hitungan dalam kompensasi,”  tegas Ketua Komisi III DPRD Loteng ini. (kir)