Cakupan Vaksinasi Loteng Melonjak

Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono, SIK., bersama Dandim 1620/Loteng Letkol. Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP., turun langsung mengecek pelaksanaan percepatan vaksinasi. Sejak program percepatan vaksinasi dijalankan, prosestase cakupan layanan vaksinasi di Loteng melonjam tajam.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Percepatan vaksinasi yang dilaksanakan pemkab bersama kepolisian dan TNI di Lombok Tengah (Loteng) cukup sukses. Baru tiga hari program percepatan vaksinasi digelar, angka cakupan layanan vaksinasi Covid-19 melonjak tajam. Dari semula hanya sekitar 19 persen, posisinya kini sudah menyentuh angka 30 persen dari target total 767.700 sasaran vaksinasi di daerah ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng, dr. Muzakir Langkir, kepada wartawan, Rabu, 22 September 2021 menjelaskan, dalam dua hari pertama program percepatan vaksinasi total ada sekitar 39 ribu orang yang bisa divaksin. Dan, terakhir pada Selasa kemarin bisa mencapai hingga 40 ribu orang. “Dari sisi target memang belum terpenui sebesar 41 ribu sasaran per hari. Tapi capaian sejauh ini sudah sangat baik,” terangnya.

Iklan

Walaupun untuk bisa mencapai hasil tersebut pihaknya harus berkerja ekstra keras. Mendatangi dan mengarahkan warga untuk divaksin Covid-19. Dan, semua pihaknya bergerak tanpa terkecuali. Sehingga pihaknya optimis, kalau capaian yang sudah ada bisa dipertahankan maka target capaian cakupan layanan vaksinasi sebesar minimal 70 persen sampai tanggal 5 Oktober mendatang di Loteng bisa tercapai, bahkan lebih cepat lagi.

Selama tiga hari program percepatan vaksinasi digelar, pihaknya banyak mendapat keluhan soal kondisi tim vaksinasi yang sudah mulai kelelahan. Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 20 tim vaksinasi tambahan. Yang nantinya akan diterjunkan untuk mengganti sementara tim vaksinasi yang sudah kelelahan.

Dengan begitu, program percepatan vaksinasi bisa tetap terjaga. Karena sudah ada tim tambahan yang disiapkan. “Tim vaksinasi tambahan ini dari PPNI Loteng yang saat ini masih menjalani pelatihan. Rencananya, Jumat besok baru akan mulai diterjunkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dikes Loteng sendiri sudah menyiapkan sebanyak 128 tim vaksinasi. Ditambah tim dari kepolisian dan TNI serta dari pemprov. Sehingga berjumlah total 150 tim vaksinasi yang setiap hari turun dan bergerak di bawah melakukan vaksinasi. “Prinsinya, percepatan vaksinasi jangan sampai kendor. Jadi kalau sudah ada tim vaksinasi yang kelelahan, kita sudah antisipasi dengan menyiapkan tim vaksinasi tambahan,” imbuh Direktur RSUD Praya ini.

Disinggung kondisi kesiapan vaksin, Langkir mengatakan sampai sejauh ini masih aman. Bahkan, hari ini (Rabu kemarin) akan ada tambahan vaksin sekitar 200 ribu dosis dari pemerintah pusat. Tambahan tersebut merupakan bagian dari 13 juta dosis vaksin yang diminta oleh pemerintah provinsi ke pemerintah pusat, untuk mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19 di Loteng jelang event World Superbike (WSBK) November mendatang.

Sebelumnya, Selasa, 21 September 2021 Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, SIK., bersama Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP., turun mendatangi warga yang hendak divaksin. Di sejumlah desa, Kapolres dan Dandim Loteng berkesempatan membagikan paket kebutuhan pokok bagi warga yang telah divaksin. “

“Kita turun langsung door to door untuk mengecek langsung dan menyemangati warga yang divaksin,” sebut Kapolres Loteng, Hery Indra Cahyono. Dikatakannya, target 70 persen vaksinasi di Loteng harus sukses. Dengan begitu, Loteng benar-benar siap menjadi tuan rumah WSBK dan berbagai event internasional lainnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk warga lansia pihaknya menyerahkan dua unit ambulans dari Polres dan milik PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA). Sehingga petugas bisa mendatangi langsung warga sasaran yang akan divaksin. Khususnya lansia yang mungkin memiliki keterbatasan. Sehingga tidak bisa mendatangi lokasi vaksinasi. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional