Cadangan Pangan Aman hingga Akhir Tahun

H. Fathurrahman (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Hingga akhir tahun 2020 ini , Pemprov NTB tak khawatir ada gejolak harga kebutuhan. Terutama kebutuhan komoditas pangan strategis. Sejak Covid, terjadi penurunan permintaan kebutuhan. “Sepertinya tidak fluktuasi harga juga, meskipun akhir tahun. Ekonomi orang sedang lesu karena corona. Karenanya akan aman-aman saja sampai akhir tahun,” kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Darmilaswati.

Pemantauan harga dan stok kebutuhan intens dilakukan. Baik di pasar, didistributor, maupun di stakeholdersnya. Dinas Perdagangan juga rutin meminta ketersediaan stok kebutuhan strategis dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB dan kabupaten/kota. Seperti data yang di terima per 12 November 2020. Beras ketersediaannya 50.678,98 ton. Kebutuhan perhari 12.814 ton, ketahanan stoknya sampai 3 minggu. Harganya Rp8.500/Kg. Jagung 16.689,75 ton. Kebutuhan harian 1.417 ton, Ketahanan stok sampai 10 minggu. Harga masih Rp5.000/Kg.

Daging sapi, ketersediaannya sebanyak 666,50 ton. Kebutuhan sehari di NTB 411,25 ton, ketahanannya masih 0,6 minggu. Harga daging sapi Rp125.000/Kg. Daging ayam, ketersediaannya 2.071,50 ton. Sehari kebutuhan masyarakat 346,25 ton. Bertahan stoknya hingga 5,0 minggu. Pemantauan harganya masih Rp35.000/Kg. Telur ayam tersedia 3.075,25 ton. Kebutuhan harian 576,75 ton. Stok yang ada bertahan 4,3 minggu dan harganya masih Rp23.000/Kg. Minyak Goreng juga demikian, stok tercatat 2.370,77 ton. Kebutuhan harian NTB 733,01 ton. Bertahan selama 2,2 minggu. Harga Rp12.000/Kg.

Gula pasir, ketersediaannya 1.264,25 ton. Sehari dibutuhkan 600 ton, stok bertahan 1,1 minggu. Dan harganya terpantau masih Rp12.000/Kg. cabe rawit, ketersediaannya sebesar 8.225,25 ton. Kebutuhan sehari 242,25 ton. Cadangannya masih bertahan sampai 33 minggu. Harga yang dicatat Rp15.000/Kg. Sementara cabai kriting ketersediaannya Rp1.350,75 ton. Kebutuhan harian di NTB 64,75 ton.

Ketahanan stok sampai 19,9 minggu. Harga Rp20.000/Kg. Bawang merah juga tersedia sebanyak 4.204,25 ton. Cukup hingga 9,9 minggu dan harganya Rp30.000/Kg. terakhir bawang putih ketersediannya sebanyak 689,75 ton. Kebutuhan harian NTB 202,50 ton atau setara kekuatan stok sampai 2,4 minggu. Harganya Rp22.000/Kg. Darmilaswati mengatakan, untuk menjaga kondusifitas harga dan ketersediaan kebutuhan strategis, dalam waktu dekat akan digelar pertemuan dengan seluruh stakeholders.

Mengantisipasi kemungkinan – kemungkinan permintaan harga dan fluktuasi harga jelang akhir tahun. “Tapi pada dasarnya kita ndak khawatir. Kebutuhan permintaannya kecil. Liat saja, rumah-rumah makan sepi karena corona. Artinya kebutuhan bahan bakunya sangat terbatas. Dan kita adalah daerah penghasil, kita ndak khawatir inflasi,” demikian Darmi. (bul)