Butuh Rp171 Miliar Pulihkan Jaringan PDAM

Agus Supandi (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Krisis air bersih di Kecamatan Woja dan Dompu, sudah menjadi persoalan rutin. Selain akibat banjir bandang di musim hujan serta menurunnya debit mata air saat kemarau panjang, kondisi jaringan pendistribusian yang buruk salah satu pemicunya. Butuh anggaran sekitar Rp171 miliar untuk memastikan masalah ini terentaskan.

Demikian disampaikan Direktur PDAM Dompu, Agus Supandi, SE., menjawab Suara NTB di kantornya beberapa waktu lalu. “Supaya dia bersih (teratasi) semuanya ini kita butuh dana itu Rp171 miliar,” ungkapnya.

Iklan

Anggaran Rp171 miliar tersebut rencananya untuk mengganti semua pipa induk yang sudah rusak dan berkarat termakan usia. Termasuk pipa penghubung serta incometer masing-masing pelanggan.

Dari kebutuhan itu, lanjut Agus Supandi, tahap awal sudah dikucurkan pemerintah daerah sebesar Rp14 miliar di tahun 2019. Alokasinya, untuk proyek perpiaan di Desa Oo yang sampai saat ini masih menuai penolakan warga. Sementara di 2020 ini telah diusulkannya Rp32 miliar untuk program lanjutan.

“Cuma belum tahu berapa nanti yang akan direalisasikan. Pipa asbes kita kan sudah banyak yang bocor dan keropos, nah ini yang mau kita ganti semua dengan pipa HDPE dari karet,” jelasnya.

Jika perencanaan PDAM tersebut terealisasi maksimal, ia memastikan krisis air bersih yang dialami masyarakat baik di musim hujan maupun kemarau akan terentaskan. Apalagi didukung pemulihkan ekosistim hutan khususnya di wilayah hulu sungai.

Disinggung total pembayaran 9000 lebih pelanggannya di Kecamatan Woja dan Dompu dalam bulan, Agus Supandi menyebutkan, nilai maksimalnya hanya sekitar Rp140 juta. Jika dibanding biaya Rp11 juta/hari untuk pengolahan air dengan tingkat kekeruhan 600 NTU seperti saat ini, pihaknya kekurangan anggaran hingga Rp200 juta/bulan.

“Kalau kita hitung dengan semua instalasi yang ada itu sekitar Rp200 juta defisitnya perbulan. Makanya banyak iuran wajib itu kita cicil, gaji pegawai juga kadang tersendat,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional