Buron Setahun Lebih, Pelaku Begal Ditangkap Polisi

Tersangka pelaku begal diamankan Polres Loteng, Sabtu, 5 Juni 2021, setelah setahun lebih buron.(Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Upaya pelarian Tegar, terduga pelaku begal asal Desa Beleke Kecamatan Praya Timur harus berakhir di tangan aparat Polres Lombok Tengah (Loteng). Pelaku ditangkap di rumahnya, Sabtu, 5 Juni 2021, setelah setahun lebih jadi buronan. Pelaku kini sudah ditahan di sel tahanan Mapolres Loteng untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK., melalui Kasat Reskrim, AKP I Putu Agus Indra Permana, SIK, Minggu, 6 Juni 2021 mengungkapkan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan kasus begal dengan korban Wira, warga Tiwu Galih Praya. Aksi begal sendiri dilakukan pelaku pada Jumat, 24 Januari tahun lalu.

Iklan

Kala itu korban bersama satu temannya hendak pulang ke Praya dengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy, melintas di jalan umum Desa Beleke. Sampai diruas jalan yang sepi, sekitar pukul 18.30 wita, korban dicegat oleh pelaku. Sembari mengacungkan senjata tajam, pelaku meminta korban menyerahkan sepeda motornya.

Namun korban menolak dan berusaha untuk kabur. Saat itu, pelaku sempat mengayungkan sajam ke arah korban. Tetapi hanya mengenai spion sepeda motor korban. Aksi tersebut membuat korban ketakutan dan memilih untuk pergi menyelamatkan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya.

Dari kejauhan korban hanya bisa melihat sepeda motornya dibawa kabur ke arah Desa Beleke oleh pelaku. “Jadi karena merasa ketakutan, waktu itu korban bersama temannya lari meninggalkan kendaraannya yang tadinya dibawa,” jelas Agus.

Hari itu juga korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Loteng. Sejak saat itu polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengindentifikasi indentitas pelaku. Akan tetapi, polisi kesulitan menangkap pelaku karena sejak kejadian pelaku tidak juga ditemukan di rumahnya.

Namun pada Sabtu, polisi mendapat informasi kalau pelaku tengah berada di rumahnya. Sehingga polisi langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku. “Begitu kita mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berada di rumahnya, kita langsung cepat meluncur melakukan penangkapan,” kata Kasat Reskrim.

Pelaku ditangkap sektar pukul 13.30 wita tanpa perlawanan. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian dengan kekerasan (begal) terhadap korban. Dan, selanjutnya digelandang ke Mapolres Loteng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional