Bupati Tegaskan Program Fisik Pemerintah Harus Akomodir Tenaga Lokal

H. Djohan Sjamsu (Suara NTB/ari)

Tanjung (Suara NTB) – Pandemi Covid-19 cukup menyulitkan ekonomi masyarakat. Di saat bersamaan, belum pulihnya sektor pariwisata, berpotensi menambah masalah pengangguran dan penurunan daya beli masyarakat. Oleh sebab itu, Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu, SH., tegas, setiap program fisik dari dana pemerintah daerah harus mengakomodir tenaga kerja lokal.

“Manfaatkan tenaga lokal sepanjang tenaga itu ada di tempat kita. Ini untuk kenyamanan para pengusaha juga,” tegas Djohan Sjamsu usai peletakan batu pertama gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah KLU, Senin, 7 Juni 2021.

Iklan

Dikatakannya, situasi Covid menyebabkan aktivitas usaha belum normal. Tenaga kerja di sektor pariwisata belum bisa kembali bekerja secara normal. Minimnya peredaran dana dari swasta ini, mendorong pemerintah daerah melalui OPD-OPD untuk memberi solusi jangka pendek agar daya beli masyarakat tidak terpuruk.

Menurut bupati, di setiap pekerjaan fisik pembangunan yang didanai dari APBN dan APBD di daerah, harus melibatkan masyarakat KLU. Mengingat, konsumsi pemerintah menjadi satu-satunya sumber tambahan penghasilan bagi masyarakat. “Ini penting saya sampaikan, karena di samping cari rezeki, suatu saat ada program fisik supaya anak-anak kita bisa ikut serta bekerja,” imbuhnya.

Djohan berpesan, atensi terhadap tenaga lokal ini tidak hanya menjadi fokus OPD. Namun para pengusaha yang terlibat dalam pekerjaan fisik, harus memiliki komitmen yang sama. Komitmen ini sekaligus sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan yang sedemikian banyak, mencapai 56.000 jiwa.

Ia tidak ingin, ada satu proyek yang tidak mengutamakan masyarakat lokal. Sebaliknya, tenaga dari luar dapat didatangkan oleh kontraktor apabila tenaga tersebut tidak mampu disediakan oleh Pemerintah KLU. “Maka harus saya tekankan. Tidak perlu pakai surat segala, karena instruksi saya sudah jelas bunyinya. Sekarang ini pandemi Covid, semua masyarakat susah. Saya tidak mau, kita semakin menambah beban masyarakat,” tegasnya. (ari)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional