Bupati Sumbawa Luruskan Pemahaman Soal Dana Aspirasi Dewan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc, meluruskan pemahaman soal dana aspirasi di DPRD. Terkait pernyataan salah satu Fraksi di DPRD Sumbawa yang menolak pengelolaan dana aspirasi oleh DPRD. Sebenarnya tak pernah ada pengolaan dana aspirasi oleh anggota DPRD. Yang ada usulan program melalui anggota DPRD yang dieksekusi dan diwujudkan pemerintah.

“Pelurusannya dalam pandangan saya, tidak ada yang namanya dana aspirasi. Yang ada adalah aspirasi DPRD yang didengar dan diwujudkan Pemda Sumbawa. Itu dalam bentuk program. Kita minta ke DPRD itu untuk berikan program. Program mana aspirasi yang harus dianggarkan sekarang, mereka berikan kepada kita. Maka kita anggarkan sebesar apa yang menjadi hak mereka,” tandas H. M. Husni Djibril.

Iklan

Menurut Bupati, aspirasi rakyat bisa dikelola melalui dua pintu. Melalui musrenbang yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati. Pintu kedua melalui anggota DPRD yang turun reses dan turun kunjungan lapangan ke kecamatan dan desa itu merupakan kewajiban mereka.

“Ketika mereka ada dialog (dengan warga) pasti ada aspirasi rakyat. Minta jembatan, perbaikan jalan, minta perbaikan rumah kumuh dan lain-lain, itu akan kita sikapi. Tergantung dari apa yang menjadi serapan aspirasi mereka. Paling baik sebenarnya serapan aspirasi yang dilakukan dewan itu di dihimpun dna diparipurnakan,”tukas H. Husni.

Jadi tidak benar ada pengelolaan dana oleh anggota DPRD. Pengelolaan anggaran itu ditangan pemerintah daerah. Cuma mereka mengusulkan, aspirasi masyarakat. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here