Bupati Maklumi Absen ASN di Hari Pertama

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin memaklumi ketidakhadiran pegawai di hari pertama masuk kantor. Karena ada beberapa pegawai yang mudik ke tempat jauh sehingga kelelahan di jalan dan ada juga yang tidak kebagian tiket pulang. Sekda Dompu pun tidak hadir di hari pertama masuk kantor karena tidak kebagian tiket pulang ke Dompu setelah melakukan mudik ke kampung istrinya di Jawa Barat.

‘’Saya memaklumi ketidakhadiran pegawai di hari pertama masuk kantor setelah Lebaran. Terlebih tingkat kehadiran pegawai saat ini rata – rata di atas 95 persen di masing – masing kantor. Karena bisa jadi yang tidak hadir itu karena kelelahan di jalan setelah mudik dan melakukan perjalanan jauh atau tidak kebagian tiket pulang. Seperti Pak Sekda, beliau tidak bisa masuk karena terjebak macet padahal sudah ada tiket pulang,” kata H Bambang M Yasin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/7/2016) kemarin.

Kendati demikian, H Bambang menyerahkan kepada masing – masing pimpinan dinas/instansi yang akan memberikan sanksi sesuai ketentuan bagi ASN yang tidak masuk kerja. Ini sesuai ketentuan Undang – undang ASN yang memberikan kewenangansecara berjenjang bagi atasan ASN untuk memberikan sanksi kepada bawahannya. “Kalau sanksi itu diserahkan kepada masing – masing pimpinan SKPD,” katanya.

Wakil Bupati Dompu, Arifuddin, SH mengatakan, dirinya memilih untuk tidak melakukan sidak di hari pertama masuk kantor setelah libur panjang Lebaran karena pegawai  banyak masuk kantor. Karena para pegawai ini menyadari akan ada sanksi sesuai surat edaran MenPAN RB bagi yang menambah waktu libur. “Saya akan melihat waktu yang tepat untuk melakukan sidak. Kalau di hari – hari pertama ini, mereka akan banyak yang masuk kantor,” ungkapnya.

Kepala BKD Dompu, Drs H Abdul Haris, MAP yang dihubungi terpisah, mengatakan, tingkat kehadiran pegawai di lingkup pemerintah Kabupaten Dompu rata – rata di atas 95 persen. Ketidakhadiran beberapa pegawai lainnya karena alasan menyertai. ‘’Tapi kita akan mengecek tingkat kehadiran pegawai ini selama 3 hari (awal masuk kantor),’’ katanya. (ula)