Bupati Lotim Peringatkan Agar Bantuan kepada Masyarakat Jangan Dipotong

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur H. Moch Ali Bin Dachlan mengingatkan agar semua bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat harus utuh dan tidak boleh dipotong. Bupati melihat bantuan kecil itu sangat berharga bagi masyarakat yang menerima bantuan.

“Jangan sekali-kali dipotong,“ tegas Bupati saat silaturahmi dan penyerahan bantuan alat mesin pertanian dan rencana penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) di Pendopo Bupati, Rabu, 20 September 2017.

Iklan

Selain itu, ujarnya, bantuan-bantuan yang diserahkan pun harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak boleh ada bantuan yang sia-sia. Bupati menyebut, bantuan seperti alat mesin pertanian, pemerintah yang memberi alat harus sesuai dengan keadaan di lapangan. Apakah alat yang diberikan itu cocok dengan kondisi di lapangan. Terkadang, bantuan dari Jakarta beda dengan kondisi di lapangan, karenanya, sebagai pejabat di daerah harus menyampaikan ide dan pikiran tersebut kepada pejabat-pejabat pusat di Jakarta.

Menurutnya, kalau pikiran di daerah tidak dipakai oleh orang Jakarta, maka lebih baik tidak usah diberikan bantuan. Pembangunan itu dari bawah, pejabat di pusat itu harus bertanya dulu pejabat di daerah apa saja yang diperlukan.

Selanjutnya dipertegas Bupati, DBH CHT sebesar Rp 17 miliar yang langsung diberikan kepada petani-petani tembakau ini diperintahkan agar segera disalurkan. Bantuan uang tunai diberikan ke petani itu tegasnya kembali pun tidak boleh sama sekali dikurangi.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Lotim, Zaini, menegaskan, Pemda Lotim terus berusaha memberikan bantuan kepada petani. Selain rutin selama pemerintahan Bupati Ali BD memberikan uang tunai langsung kepada petani tembakau dari DBH CHT, ada juga bantuan-bantuan alat mesin pertanian untuk memudahkan kerja pada petani membudidayakan lahan pertanian.

Diakui, bantuan-bantuan yang diberikan ini belum bisa menjangkau semua petani. Jumlah kelompok tani se Kabupaten Lotim mencapai 2.634. Selama menjabat sebagai kepala dinas, tecatat jumlah kelompok yang sudah diberikan baru mencapai 450. Dilihat dari jumlah alat mesin pertanian yang sudah disalurkan dari tahun ke tahun belum menyentuh semua. Harapannya dari tahun ke tahun terus ada upaya pemerintah untuk memberikan bantuan. (rus)