Bupati Lotim Minta Masyarakat Ikuti SP Online

Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy mengisi formulir data sensus penduduk secara online di Pendopo Bupati Lotim, Kamis, 27 Februari 2020.

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. M. Sukiman Azmy, mengikuti sensus penduduk (SP) 2020 secara online di Pendopo, Kamis, 27 Februari 2020. SP online yang mulai digelar Badan Pusat Statistik (BPS) 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020 menargetkan 17 persen penduduk Lotim bisa didata.

Bupati mengharapkan sampai batas waktu sampai akhir Maret target BPS sudah bisa tercapai lewat SP Online. Apalagi jumlah penduduk Lotim saat ini sebanyak 1,3 juta jiwa. “Kalau 17 persen kan cuma 200 ribu,” paparnya.

Iklan

Dalam waktu yang masih tersisa diharapkan bisa terlampaui targetnya. BPS sudah berupaya maksimal hingga melakukan jemput bola. BPS diketahui juga sudah mendatangi desa-desa hingga ke sekolah-sekolah dan instansi pemerintah lainnya.

Melalui sensus online dan sensus penduduk wawancara yang digelar BPS tahun 2020 ini diharapkan bupati juga dapat menghasilkan data jumlah penduduk yang akurat. Termasuk jumlah penduduk yang realistis yang terdata lewat SP tahun 2020.

Kepala BPS Lotim, M. Saphoan menambahkan, proyeksi penambahan jumlah penduduk dari 2010-2020 atau selama satu dekade ini sekitar 1 persen. Tentunya, besar kecilnya laju pertumbuhan tergantung bagaimana leading sektor yang menangani kependudukan ini bekerja maksimal. Seperti Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pelrindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta Dinas Kesehatan.

Ada leading sektor yang menangani kependudukan inilah yang perlu melahirkan program-prorgam yang sudah direncanakan. Menurutnya, bicara proyeksi tidak lepas asumsinya dengan mempertimbangkan program dari pemerintah. “Ini salah satu asumsi yang kita pakai,” ucapnya. (rus)