Bupati Lotim Ingin Daerahnya Jadi Lumbung Pangan

Sukiman Azmy. (Suara NTB/bul)

Selong (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy ingin daerah yang dipimpinnya menjadi lumbung pangan di NTB. Hal ini ditegaskan bupati dihadapan petani dan stakeholders saat melakukan tanam perdana jagung program agro solution PT. Petrokimia Gresik di Pringgabaya, Selasa, 19 Januari 2021.

Menurut orang nomor satu bumi “Patuh Karya” ini, Lombok Timur sangat layak, karena potensi lahan pertaniannya. “Sudah kita upayakan menjadi lumbung pangan di NTB. Dari dulu, sampai sekarang,” ujarnya. Sektor pertanian adalah sektor yang mampu bertahan, dan eksis di tengah pandemi Covid-19. Lahan jagung produktif di kabupaten ini mencapai 22.560 hektar.

Iklan

Produksi setahun mencapai 143.593 ton. Tidak hanya di wilayah Pringgabaya, sebagian besar wilayah utara Kabupaten Lombok Timur juga tak kalah potensial. Tidak sedikit diantaranya lahan-lahan yang belum dioptimalkan berproduksi. Demikian juga di kecamatan lain. Misalnya di Kecamatan Sakra, hingga Kecamatan Keruak. Juga memiliki potensi yang sama. Karena itu, ia meminta kepada para petani untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki dengan komoditas pangan.

Sektor pertanian ingin terus digenjot oleh Bupati. Karena sektor ini terbukti sangat kontributif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat di tengah corona. Untuk itu, ia juga ingin menyediakan infrastruktur jalan pertanian yang memadai untuk ladang-ladang jagung yang aksesnya masih berat dilalui kendaraan. “Kalau akhir tahun 2021 ini, jalan-jalan di sini kita akan baguskan. Seharusnya dalam waktu dekat, tapi karena keterbatasan fiskal daerah. saya baru tau kalau ada jalan seperti. Padahal, kawasan ini sangat potensial pertanian,” demikian bupati.

Karena itu, ia sangat mengapresiasi PT. Petrokimia Gresik, sebagai perusahaan pupuk milik pemerintah, telah menetapkan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur sebagai percontohan pengembangan jagung nasional dengan pendekatan program agro solution. Sementara Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih mengatakan, dijadikan Lombok Timur sebagai percontohan nasional tidak saja karena potensinya. Lebih dari itu, karena masyarakat petaninya dianggap memiliki semangat tinggi.

Petrokimia juga telah mencanangkan percontohan ketang di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Potensi pertanian di daerah ini menurutnya cukup besar. Sehingga Petrokimia fokus ingin mendampingi petani memanfaatkan potensinya ini. “Petani cukup bersemangat. Karena tidak hanya mengandalkan pupuk subsidi. Pupuk non subsidi juga cukup bagus serapannya,” demikian Digna.

Hal senada juga dikemukakan Pending Dadih Pemana, mantan salah satu Dirjen di Kementerian Pertanian RI. Saat ini menjadi pendamping bagi petani jagung di Pringgabaya. Lombok Timur menurutnya memiliki potensi mengembangkan sektor pertanian berbagai komoditas. Padi, jagung, dan kedelai. Bahkan NTB dijadikan lumbung pangan nasional oleh pemerintah karena besarnya potensi yang dimiliki ini.

“Pemerintah daerahnya juga sangat bersemangat. Terutama Lombok Timur. Yang harus terus dilakukan, bagaimana agar kebutuhan petani tetap terpenuhi setiap saat untuk mendorong produktivitasnya,” demikian Pending. (bul)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional