Bupati Lotim Bersurat ke Pemprov, Minta Tambahan Kuota Solar Subsidi

H. M. Sukiman Azmy (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy membubuhkan tanda tangan pada surat pengajuan permintaan penambahan kuota solar subsidi kepada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB. Menyusul terjadinya keterbatasan solar di Gumi Patuh Karya. Surat ini sudah diterima oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB, Muh. Husni. Lalu ditindaklanjuti ke PT. Pertamina (Persero).

“Suratnya sudah saya terima (pekan lalu). Dan sudah ditindaklanjuti untuk diteruskan ke Pertamina. Nanti Pertamina yang mengecek dan mempertimbangkannya,” kata kepala dinas kepada Suara NTB. Seperti diketahui, di SPBU-SPBU yang ada di Pulau Lombok kerap kita menjumpai antrean mengular angkutan-angkutan bermesin diesel di jalur nozel yang mengisi solar di SPBU. Antrean tak jarang mengakibatkan macet. Apalagi antreannya tidak bisa cepat.

Iklan

Kebanyakan antrean ini didominasi truk-truk pengangkut material. Persoalannya, karena terbatasnya BBM subsidi jenis solar yang disalurkan oleh Pertamina. Muh. Husni mengatakan, BBM subsidi adalah BBM terbatas yang disalurkan oleh pemerintah. Kuota yang diberikan setiap tahun oleh pemerintah, sesuai dengan kekuatan APBN. “Saya sering diskusi dengan pak Mahfud dari Pertamina. Persoalannya agak susah menertibkan konsumennya,” kata kepala dinas.

Solar subsidi ini sebetulnya dibatasi  untuk kendaraan pengangkut tertentu. Tidak seluruhnya harus menikmati subsidi. Namun yang terjadi di lapangan, truk-truk pengangkut ini saat melakukan pengisian, biasanya tidak bermuatan (kosong). “Sehingga tidak bisa ditertibkan. Sebetulnya kalau truknya berisi, bisa dipastikan layak atau tidaknya nerima solar subsidi. Tapi tidak berisi, bagaimana mau melarang orang ngisi di SPBU. Itu kendala yang dihadapi oleh Pertamina dalam penyaluran solar subsidi melalui SPBU,” imbuh kepala dinas.

Penertiban ini juga tidak mudah. Harus melibatkan banyak pihak. Apakah pihak-pihak dimaksud ini tersedia SDMnya. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan oleh Pertamina adalah tarik ulur penyaluran. Agar penyaluran solar subsidi tidak jebol, melebihi kuota yang diberikan pemerintah setiap tahun. (bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional