Bupati Lobar Sayangkan Masyarakat Tak Percaya Covid-19

H. Fauzan Khalid

Giri Menang (Suara NTB) -Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid sangat prihatin dengan kondisi masyarakat yang sudah tak percaya dengan covid-19. Padahal faktanya, jumlah kematian di Lobar selama pandemi meningkat diduga dipicu covid-19.

Bupati ditemui di kediamannya, Senin, 10 Mei 2021, mengaku bingung dan heran oleh masyakarat yang masih tak Percaya Covid-19. Padahal secara data jumlah kematian justru bertambah selama covid-19.

Iklan

Bupati menyampaikan sampai saat ini, belum ada orang yang memprediksi kapan covid-19 ini berakhir. Dari waktu ke waktu Masyarakat sudah mulai berpandangan lebih ekstrim. “Kalau dulu dia masih percaya adanya Covid-19, tetapi merasa yakin tidak akan kena. Tapi sekarang bahkan mulai ada ketidakpercayaan, ujungnya mengabaikan dan meremehkan. Padahal angka kematian meningkat di Lobar,”jelas dia.

Bicara data statistik jelas Fauzan, perbandingan jumlah kematian warga Lobar, pada tahun 2019 (sebelum Covid-19) dengan tahun 2020 lebih tinggi 20-35 persen. “Perbandingan jumlah orang meninggal meningkat, tahun 2019 sebelum Covid-19 dengan 2020 ada kenaikan 25-35 Persen,”jelas dia. Dari sisi jumlah warga meninggal cenderung konstan dan menurun, namun tahun’2020 meningkat.

Kemudian hingga triwulan Pertama tahun ini dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama terdapat peningkatan sekitar 3-5 persen. Kalau dibandingkan tahun 2021 dengan 2019 Persentasenya lebih tinggi tahun 2020. Menurutnya, secara logika apalagi penyebabnya Kalau bukan covid-19. Menurutnya yang banyak menjadi korban meninggal kebanyakan yang berusia lanjut (diatas 50 tahun). Karena itu, perlu menjadi perhatian serius masyarakat. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional