Bupati Lobar Kembali Geser Sejumlah Pejabat

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid mengambil sumpah ratusan pejabat yang dimutasi, Rabu, 29 Juli 2020. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Di masa pandemi ini, Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid sudah melakukan beberapa kali mutasi. Beberapa bulan lalu, bupati memutasi para pejabat eselon II, III dan IV. Baru beberapa bulan para pejabat eselon III, IV ini menempati jabatan mereka kembali dimutasi, Rabu, 29 Juli 2020. Sebanyak 196 pejabat dimutasi, ada yang digeser sejajar, promosi dan pengukuhan.

Dalam mutasi yang dilakukan Bupati, dihadiri Wakil Bupati Hj Sumiatun dan Sekda Dr. H. Baehaqi tersebut, beberapa pejabat yang sebelumnya dimutasi beberapa bulan lalu terlihat ikut. Bahkan beberapa di antaranya mengeluhkan, karena terlalu cepat dimutasi, padahal baru menempati jabatan baru. Padahal mereka belum menunjukkan kinerja. Di posisi baru, mereka mesti melakukan penyesuaian kembali di tempat tugas baru.

Iklan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKD dan PSDM) Lobar, Suparlan menerangkan jumlah pejabat yang dimutasi sebanyak 196, terdiri dari 151yang dilantik dan 45 pengukuhan. Dengan rincian eselon II b sebanyak 5 orang, IIIa sebanyak 23 orang, III b sebanyak 30 orang, IVa 114 orang, dan eselon IVb 24 orang.

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid mengatakan pelantikan, mutasi, promosi dan demosi adalah suatu yang biasa. Sama dengan semua sisi kehidupan yang lain. Mutasi ini akan bermanfaat kalau dimaknakan positif, sebagai tantangan dan motivasi untuk bisa berbuat yang lebih baik ke depan. “Kalau dimaknakan negatif, itu bisa menjadi bencana bagi kita semua. Karena itu saya mengajak mari kita maknakan mutasi ini dari sisi positif,” imbuh dia.

Lebih-lebih disaat Covid-19 ini diketahui bersama, anggaran di realokasi dan refocusing, bahkan dampaknya beberapa OPD tidak memiliki kegiatan program karena dari sisi anggaran tidak mencukupi. “Mari ini dijadikan sebagai tantangan, tetap berkreasi dan melaksanakan semua tugas dan kewajiban kita. Karena pada hakekatnya kita ini pelayan masyarakat, kita layani mereka. akan sangat baik kalau melebihi apa yang menjadi kewajiban kita”tutup dia. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here