Bupati Lobar Geregetan Proyek Pengembangan Mekaki Belum Dibangun

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid mengaku geregetan terkait pengembangan wisata Mekaki Sekotong. Pasalnya dua kali dilakukan peresmian, namun tak ada tindak lanjut dari pemerintah pusat.

Karena itulah, pemda membuat terobosan dengan menggelar event Mekaki internasional. Ia beharap dengan diadakannya kegiatan ini pemerintah lebih termotivasi mengembangkan kawasan wisata yang disebutnya “destinasi tertidur”.

Iklan

“Saya geregetan sebab sebelum saya masuk di pemda ini sudah dua kali Mekaki di-groundbreaking, namun janji terus,’’ ungkapnya dalam acara Ngopi Ngeteh yang digelar Bagian Humas Setda Lobar, Jumat, 28 April 2017.

Dalam hal ini, ujarnya, pemda sudah membantu, termasuk promosi, bahkan menggelar kegiatan internasional di lokasi. Menurut bupati, banyak orang yang mempertanyakan atau mengolok event Mekaki Marathon, kenapa pemda nekat memilih lokasi di sana.

Apalagi, mereka menilai tidak masuk akal, karena di lokasi kegiatan minim fasilitas, baik air, listrik dan sinyal tidak ada. Namun pemda katanya, memgambil risiko dengan segala hambatan dan tantangan.

Sementara Sekda Lobar H. Moh. Taufiq, menegaskan, pemda akan mengevaluasi pihak investor PT Mekaki Bay Resort, terkait progres pengembangan kawasan wisata Mekaki yang terletak di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong.

Pengembangan kawasan ini mangkrak selama dua tahun setelah diresmikan tahun 2013 lalu. Pemda pun mengingatkan pihak investor segera merealisasikan pengembangan kawasan wisata tersebut.

Diakuinya, dari hasil komunikasi dengan investor, telah ada jadwal tahapan pengembangan kawasan ini. Rencananya, pihak investor akan mulai bekerja tahun depan membangun 20 kamar hotel. Namun dalam upaya pengembangan kawasan itu, terdapat beberapa kendala yang dihadapi investor. Seperti, aktivitas pembakaran hutan di sekitar kawasan wisata.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Pelangan Zulkifli mempertanyakan keseriusan investor untuk mengembangkan kawasan wisata Mekaki. Sebab, sejak berkali-kali diresmikan, pertama oleh Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Mar’ie Elka Pangestu, setelah itu dilanjutkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono waktu itu, tidak ada progres sama sekali.

Ia berharap agar rencana pemerintah mengembangkan kawasan wisata Mekaki direalisasikan. Sebab masyarakat berharap dengan dikembangkan kawasan wisata itu akan ada penyerapan tenaga kerja. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here