Bupati KSB : Multi Capital Mulai Bayar Sisa Penjualan Saham

Taliwang (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM mengkonfirmasi kebenaran PT Multi Capital yang sudah memulai proses penyelesaian pembayaran hasil penjualan saham 6 persen ke PT Daerah Maju Bersaing (DMB).

Orang nomor satu di KSB ini menyebutkan, pihaknya telah menerima surat tembusan dari PT Multi Capital. Di mana dalam suratnya tersebut menyatakan anak perusahaan Bakrie Group itu telah memulai proses pembayaran sisa penjualan saham 6 persen yang dimiliki PTDMB di PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) dengan nilai sebesar Rp408.211.989.894.

Iklan

“Itu surat pemberitahuannya ke kita. Katanya sudah mulai diproses terhitung 23 April bersamaan dengan surat itu dilayangkan ke DMB,” terangnya kepada sejumlah wartawan, Rabu, 25 April 2018.

Menurut Musyafirin, dengan pemberitahuan dari PT Multi Capital itu ada baiknya PTDMB dan pemerintah tiga daerah selaku pemegang saham menunggu realisasinya hingga akhir bulan April ini. “Ya kita tunggu saja. Kalau sudah masuk baru kemudian kita rapatkan,” timpalnya.

Terkait rencana pemerintah provinsi (Pemprov) NTB mendorong PTDMB menggunakan Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk mendesak PT Multi Capital menyelesaikan kewajibannya tersebut? Bupati menyatakan, pihaknya bukan tidak setuju dengan wacana tersebut. Hanya saja ada baiknya agar langkah tersebut sementara waktu ditunda. Sebab mengacu dari surat PT Multi Capital, perusahaan kongsi PTDMB itu sudah puya niat baik untuk menyelesaikan kewajibannya hingga akhir bulan Apri ini.

“Masalah di mataram (provinsi) kan mau gunakan pengacara negara. Ini saya juga ralat, bukan saya tolak keinginan gubernur. Bagi saya langkah yang dilakukan itu tidak ada salahnya cuma kalau kita membaca surat (Multi Capital) ini sebagai orang biasa, ya kita yakin sama surat itu bahwa mereka itu sudah memulai sesuai limit waktu. Tapi karena mungkin proses kliring dan surat menyurat, mungkin di akhir bulan ini baru tuntas,” papar bupati.

Ia pun berharap, tetap menunggu hingga akhir bulan April ini. Jika kemudian sampai batas waktu tersebut ternyata PT Multi Capital tidak menyelesaikan kewajibannya berdasarkan suratnya tersebut. Baru kemudian secara bijak mengambil langkah lanjutan sebagai mana yang dibutuhkan.

“Beri waktu lah, kan kalau lihat suratnya kan sudah hampir pasti dibayar bulan ini,” cetusnya seraya menambahkan selama ini komunikasi yang telah terbangun dengan Multi Capital sudah sangat baik.

“Kan selama ini semangat komunikasi kita baik-baik saja. Terlebih lagi secara aturan tidak ada yang mereka langgar sejauh ini terhadap kerja sama yang sudah kita bangun,” sambung bupati.

Sementara itu ditanya apakah Pemda KSB tidak akan mendorong percepatan proses pembagian dana hasil penjualan saham tersebut kepada pemerintah tiga daerah (KSB, Sumbawa dan NTB)? Bupati menyatakan, belum memikirkan sampai sejauh itu. Pemda KSB saat ini tetap menunggu finalisasi penyelesaian pembayaran sisa penjualan saham itu oleh PT Multi Capital. “Paling nanti puasa baru ada pembicaraan. Kalau RUPS-nya sekitar Juli. Toh juga kita tidak ingin cepat-cepat uang itu masuk (ke kas daerah). Kan kita masih ada uang lain. Biar itu jadi cadangan lah,” pungkasnya. (bug)