Bupati KSB Lantik Tiga Kepala Dinas Baru

Bupati KSB, H. W. Musyafirin dan Wabup KSB, Fud Syaifuddin menyaksikan pendatanganan berkas pelantikan oleh Kusnarti yang ditunjuk sebagai kepala Dinas Dikbud yang baru.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Sesuai dengan janjinya, bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H. W. Musyafirin akhirnya melantik pejabat yang dipercaya mengawal tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini lowong pada, Rabu, 1 Desember 2021.

Adapun ketiga pejabat yang terpilih sebagai kepala dinas baru itu, diantaranya Kusnarti sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Syahril sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (PUPRPP) dan terakhir Abdul Muis sebagai kepala Dinas Kerasipan dan Perpustakaan (Arpus).

Iklan

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dirinya bersama wakil bupati sangat berat memilih salah satu dari tiga orang yang sebelumnya diloloskan oleh panitia seleksi (Pansel) untuk mengisi jabatan eselon II yang lowong itu. “Berat, karena semuanya terbaik. Tapi akhirnya kita harus tetap memilih satu orang saja,” ungkapnya.

Menurut bupati, sebagai pejabat tinggi di pemerintahan konsekuensi atas jabatan yang diembannya tentu akan semakin berat. Karena itu ia mengingatkan, kepada pejabat yang baru dilantik tetap harus menjaga setidaknya 3 hal. Yakni integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan dan menjaga diri dari perbuatan tercela.

“Amanat ini berlaku pada semuanya (ASN) juga. Karena sebagai abdi negara, wajib hukumnya kita mentaati aturan kepegawaian,” tandas orang nomor satu KSB ini.

Berikutnya, bupati memberi pesan khusus kepada para kepala dinas yang baru. Ia menyatakan, para kepala dinas yang baru dilantik agar langsung bekerja menuntaskan seluruh program yang belum dituntaskan dinasnya tahun ini. “Termasuk juga mempersiapkan program tahun depan. Masuk bulan Januari itu harus semua mulai jalan,” tegasnya.

Pada acara pelantikan kemarin, sebanyak 34 pejabat lain juga turut dirotasi. Selain mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh 3 pejabat yang naik ke eselon II, sejumlah pegawai dirotasi dan mendapat promosi untuk mengisi posisi di berbagai OPD.(bug)

Advertisement