Bupati KLU Minta Susun Strategi Datangkan Tamu MotoGP

Bupati KLU H. Djohan Sjamsu memimpin rakor Dispar dengan lintas pengusaha menyusun rencana kerja menyambut MotoGP 2022. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu, SH., tak menampik dampak event World Superbike (WSBK) belum berdampak bagi pariwisata. Untuk itu, ia meminta stakeholder khususnya Dinas Pariwisata (Dispar) dan pelaku pariwisata, menyusun strategi dan rencana kerja agar event MotoGP tahun 2022 mendatang mendatangkan dampak ekonomi.

“Kita belum sepenuhnya (menerima) kehadiran tamu. Saya inginkan, ke depan karena Maret tahun depan ada MotoGP, kita bisa membangun link untuk menarik perhatian wisatawan,” tegas Djohan Sjamsu di sela-sela rakor Dispar KLU di hotel Amarsvati, Kamis, 25 November 2021.

Iklan

Menurut Djohan, potensi destiansi wisata KLU tidak kalah dengan kabupaten lain. Namun untuk menghadirkan tamu domestik dan mancanegara, diperlukan strategi yang tidak biasa agar tamu memasuki KLU sebelum dan setelah MotoGP.

Bupati meminta, rencana kerja promosi tersusun sebagai kesimpulan rakor yang dihadiri berbagai pihak terkait. Sebab event-event internasional di Sirkuit Mandalika, merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan pariwisata daerah.

“Ketika berakhirnya Covid, kita harus persiapkan diri. Hampir 2 tahun (pariwisata) kita berjalan tanpa tamu, sekarang kita siapkan apa langkah yang tepat,” ucapnya.

Kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Ainal Yakin, S.Pd., mengamini rakor dengan para pelaku pariwisata ini bertujuan untuk merancang rencana promosi menyambut event-event internasional melalui keberadaan Sirkuit Mandalika. Diakui pula, event WSBK bilahari belum memenuhi ekspektasi para pengusaha. (ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional