Bupati KLU Minta Perpanjangan Waktu Penyelesaian Pembangunan RTG

H. Djohan Sjamsu (Suara NTB/dok)

BUPATI Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu meminta perpanjangan untuk penyelesaian pembangunan rumah tahan gempa (RTG) hingga tiga bulan ke depan. Pasalnya, 14.000 RTG korban gempa 2018 di KLU belum terbangun akibat adanya pemblokiran dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Ada hampir 14.000 rumah masih belum terselesaikan. Ada dana kita masih diblokir BNPB, itu kita minta dibuka termasuk dana rehab rekon untuk tahap II. Sehingga sekitar 14.000 RTG belum terselesaikan,” kata Djohan dikonfirmasi usai bertemu Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M. Sc., di ruang kerjanya, Selasa, 24 Agustus 2021.

Iklan

Djohan mengatakan dalam pertemuan dengan Gubernur, ia meminta agar dilakukan perpanjangan waktu. Karena masa perbaikan RTG akan habis tanggal 31 Agustus mendatang. “Saya minta perpanjang tiga bulan untuk menyelesaikan 14.000 RTG. Khusus KLU saja,” ucapnya.

Djohan menambahkan terkait dengan pembukaan blokir dana RTG, Gubernur sudah berkomunikasi dengan BNPB. Pemda KLU juga sudah mengirim tim ke Jakarta membawa persyaratan terkait dengan dengan pembukaan blokir dana RTG.

“Mudah-mudahan bulan ini dibuka blokirnya. Karena Wakil Bupati besok saya utus ke Jakarta untuk itu dengan tim kita di sini. Dengan perpanjangan tiga bulan, kita inginkan semuanya selesai,” tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Sahdan, S.T., M.T., menambahkan pada prinsipnya rumah korban gempa akan terselesaikan. Dirinya bersama Bupati KLU menghadap Gubernur kaitan dengan perpanjangan waktu penyelesaian RTG.

“Alhamdulillah Pak Gubernur sudah siap untuk memperpanjang ini. Kalau KLU agak krusial masalahnya. Dananya diblokir. Ini butuh buka blokir. Beberapa hari lalu sampai sekarang sudah ada timnya di Jakarta,” terang Sahdan.

Dikatakan, Wakil Bupati KLU juga akan berangkat ke Jakarta untuk mengurus pembukaan pemblokiran dana RTG tersebut. “Dan sudah ngomong ke kami juga untuk menyetorkan data yang dibawa,” jelasnya. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional