Bupati Dompu Ingatkan Pandemi Covid-19 Masih Jadi Ancaman

Bupati Dompu, Kader Jaelani saat menjalani vaksin dosis kedua pada Senin, 10 Mei 2021 di kediamannya.(Suara NTB/Humas Pemda Dompu)

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, Kader Jaelani mengingatkan pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman. Penerapan protokol kesehatan Covid-19 menjadi keharusan dan mengikuti vaksinasi Covid-19 sebagai ikhtiar pencegahan. Bupati dan wakil Bupati sendiri telah menuntaskan vaksin Covid-19 untuk dosis kedua pada Senin, 10 Mei 2021 malam tanpa mengalami gejala apapun.

“Kami mengingatkan pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman hingga kini. Kita harus tetap patuh dan taat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid – 19 dengan cara mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi serta ikut melakukan vaksinasi Covid-19,” kata Kader Jaelani pada Kamis, 13 Mei 2021.

Iklan

Kader Jaelani mengingatkan, sebagai umat Islam dan beriman, pandemi Covid-19 harus diyakini sebagai ujian dari Allah SWT. Sebagai hambanya, berkewajiban untuk berusaha agar wabah ini tidak terus meluas. Penerapan protokol kesehatan Covid-19 adalah upaya menjaga imun. Sebagai orang Islam, kita juga harus menjaga iman bahwa semua itu adalah ujian dari Allah, maka kita harus tetap berdoa memohon ampunan dan dijauhkan dari wabah penyakit.

“Kita berharap Bangsa dan Daerah ini, segera dapat terbebas dari pandemi Covid – 19, sehingga berbagai program dan kegiatan pembangunan kemasyarakatan lainnya dapat kembali kita laksanakan secara normal,” harapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maman, SKM, MMKes yang dihubungi terkait perkembangan vaksinasi Covid-19 di Dompu mengungkapkan bahwa Kabupaten Dompu sudah melebihi target vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah atasan. Target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Dompu ditetapkan sebanyak 1.732 orang tenaga kesehatan (nakes), 988 orang Lansia, dan 1.007 untuk pelayan publik. Pada pelayan publik ini termasuk didalamnya tenaga guru.

Realisasi vaksin hingga 10 Mei 2021 lalu, kata Maman, untuk Nakes sebanyak 2.491 orang dosisi pertama dan 1.748 orang diantaranya sudah dengan dosis kedua. Untuk pelayan publik sebanyak 4.111 dosis pertama dan 3.192 diantaranya sudah lengkap dengan dosis kedua. Begitu juga pada Lansia sudah mencapai 1.070 orang dosis pertama dan 135 orang diantaranya telah mendapatkan dosis kedua. “Sekarang kita fokus pada pemberian dosis kedua untuk pelayan publik dan Lansia,” kata Maman, Minggu, 16 Mei 2021.

Maman juga mengingatkan Covid-19 masih menjadi ancaman bagi kesehatan manusia ketika disiplin pada protokol kesehatan Covid-19 diabaikan. Itu terlihat pada beberapa negara di dunia seperti India yang kini kasus positif dan kematian karena Covid-19 cukup tinggi. Kendati sudah divaksin, disiplin pada protokol kesehatan Covid-19 harus tetap diterapkan.

Ia juga mengungkapkan, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Dompu masih terus ditemukan. Pada Jumat, 14 Mei 2021, berdasarkan rilis tim gugus Covid-19 Provinsi NTB, Kabupaten Dompu menyumbang 9 kasus positif. Sementara hingga Sabtu, 15 Mei 2021 jumlah kasus positif Covid-19 di Dompu telah mencapai 840 kasus positif dan 780 orang diantaranya dinyatakan sembuh, serta 28 orang meninggal dunia, dan 32 orang masih isolasi. “Diisolasi ini, ada yang diisolasi di (RS Lapangan) Sanggilo, ada di RSUD untuk bergejala, dan ada juga yang melanjutkan isolasi di rumah dengan pengawasan petugas dari Puskesmas,” kata Maman. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional