Bupati dan Wabup Masih Jalani Perawatan, Penjabat Sekda Dompu Kendalikan Roda Pemerintahan

Muhammad Iksan. (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) –Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin dan Wakilnya Arifuddin, SH., masih menjalani perawatan di RSUP NTB akibat terpapar Covid-19. Kondisi tersebut mengharuskan Penjabat Sekda Dompu, Drs. H Muhibuddin, M. Si., mengendalikan roda pemerintahan untuk sementara waktu.

Demikian ungkap Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Dompu, Muhammad Iksan, SST., MM ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis, 22 Oktober 2020.
Ia mengatakan, karena pemerintahan berjalan secara hirarki maka yang bertindak selaku pengendali saat dua petinggi daerah berhalangan sakit yakni Sekretaris Daerah (Sekda). “Untuk sekarang ini pengendali pimpinan daerah dikendalikan oleh Sekretaris Daerah. Tentunya pada hal-hal yang subtansi terkait kebijakan yang bukan kewenangan Sekda tidak dilaksanakan,” terangnya.

Iklan

Sejauh ini, gangguan secara administrasi tidak ada. Sebab bisa langsung ditangani Sekda, seperti misalnya menghadiri undangan kegiatan dari para pihak. Namun menyangkut perumusan kebijakan, dipastikan tak bisa diambil karena itu menjadi kewenangan penuh Bupati.

Saat ini, lanjut Muhammad Iksan, memang ada banyak harapan masyarakat agar pemerintah daerah segera mengeluarkan kebijakan soal pembatasan kegiatan sosial kemasyarakatan. Tetapi mengingat kendala yang dihadapi, maka ketentuan yang tertuang dalam Perda Nomor 7 tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular dan Inpres Nomor 6 harus menjadi acuan semua pihak. Pun tak kalah penting yakni kembali menyadari bahwa virus ini menjadi ancaman serius di daerah.

“Harapan besar kita ini kembali pada kesadaran individu untuk betul-betul menyadari adanya Covi-19. Karena banyak diantara masyarakat sekarang yang merasa bahwa Covid-19 ini tidak ada. Ini kewajiban kita untuk mengingatkan,” jelasnya.
Disinggung kondisi terakhir Bupati, ia menyampaikan, perkembangan kesehatannya sudah semakin membaik, tetapi masih harus menjalani isolasi selama beberapa hari sesuai protokol penanganan Covid-19. Sementara soal Wakil Bupati, masih belum diketahui pasti kondisinya. “Untuk Pak Wakil sampai hari ini kami belum dapat penjelasan. Hari ini rencananya kami akan menghubungi pihak RSUP NTB,” pungkasnya. (jun)