Bupati dan Wabup Kantongi Tiga Nama Calon Sekda Lotim

Rumaksi Sjamsuddin (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur (Lotim) memasuki tiga besar dari enam pelamar. Saat ini, tiga nama tersebut sudah dikantongi oleh bupati dan wakil bupati (wabup). Hasil dari tim pansel sedang diproses dalam penentuan satu nama yang dipilih untuk kemudian diteruskan ke gubernur.

“Saya sudah diperlihatkan atau terima dari Kepala BKPSDM Lotim, sehingga tinggal dilakukan proses tiga nama itu,”terang Wakil Bupati Lotim, H. Rumaksi Sjamsuddin, SH, Kamis, 6 Februari 2020.

Iklan

Dikatakan wabup, dari penggodokan tiga nama yang diterimanya itu. Sekda yang diinginkan dapat mengayomi para ASNĀ  sesuai tugasnya selaku sekda serta dapat membantu bupati dan wabup dalam menjalankan tugasnya. Jabatan sekda harus bisa mengontrol semua perangkat daerah selaku perpanjangan tangan dari bupati dan wabup, sehingga dalam menentukan satu orang dari tiga nama calon sekda hasil pansel, bupati dan wabup tidak sembarangan menentukan.

Wabup juga memastikan bahwa sekda terpilih yang dilantik secara definitif bukan dikarenakan faktor kedekatan. Melainkan sekda yang benar-benar memahami tupoksinya serta dapat menerjemahkan visi-misi pimpinan daerah yang dituangkan dalam bentuk program kerja di setiap perangkat daerah.

Kepala BKPSDM Lotim, H. Moh. Isa, SAP, menambahkan hasil pansel sekda sudah berada di meja bupati dan wabup. Selanjutnya hak prerogatif dari kepala daerah untuk memilih satu di antara tiga besar nama calon sekda tersebut untuk diserahkan ke gubernur maupun Komisi ASN. Kendati demikian, H. Moh. Isa, enggan menyebut tiga besar calon sekda tersebut.

Moh. Isa, mengungkapkan antara bupati dan wabup dalam sistem pemerintahan ibarat suami istri, sehingga keduanya harus kompak dan bekerjasama dalam membangun rumah tangga pemerintahan. Maka dari itu, sudah semestinya kursi sekda harus yang benar-benar diduduki oleh pejabat yang berkompeten, karena memiliki tupoksi selaku perpanjangan tangan dari bupati dan wabup dalam menjalankan roda pemerintahan.

Diketahui, enam pejabat yang mengikuti pansel Sekda Lotim diantaranya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD), Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, MAP, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar), Dr. H. Mugni, A.Pd, M.Pd, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Achmad Dewanto Hadi, ST, MT, Sekretaris DPRD Lotim, Lalu Dami Ahyani, SIP, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Drs. Slamet Alimin, MSi, dan Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Drs. Purnama Hadi,MH. (yon)