Bupati dan Ketua DPRD Sumbawa Apresiasi Program Tiga Tahun Zul-Rohmi

H. Mahmud Abdullah, Abdul Rafiq. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dan Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq S.H, mengapresiasi program Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi). Dalam memimpin NTB tiga tahun terakhir ini.

‘’Sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Banyak inovasi-inovasi yang muncul. Salah satunya program zero waste yang diharapkan NTB dapat terbebas dari persoalan sampah. Industrialisasi juga sudah menggeliat di NTB. Termasuk upaya  pemberdayaan UMKM di tengah pandemi Covid-19 ini,’’ ujar H. Mo, sapaan akrab Bupati Sumbawa.

Iklan

Terkait pembangunan infrastruktur, juga dinilainya cukup baik. Seperti infrastruktur jalan di wilayah-wilayah terisolir. “Terus terang Zul-Rohmi sangat mendukung Pemkab Sumbawa. Seperti halnya pembangunan jalan,” lanjutnya.

Bupati menambahkan, selama ini koordinasi tetap terjalin dengan baik. Ke depannya akan lebih ditingkatkan. “Harapan kita Pemkab Sumbawa dengan provinsi tetap berkoordinasi dengan baik. Kita saling mendukunglah,’’ ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq S.H. Dalam tiga tahun terakhir, Rafiq menilai program Zul Rohmi mulai terimplementasi dengan baik di lapangan. Terutama soal industrialisasi, pelayanan publik dan teknologi. Hanya saja masih perlu dimaksimalkan dalam sisa dua tahun pemerintahan.

Diakui, dalam praktiknya di lapangan, program industrialisasi mulai terlihat hasilnya. Memberi nilai tambah pada produk lokal dengan pendekatan teknologi. Termasuk pengembangan UMKM. Begitu pula pada perbaikan pelayanan publik. Percepatan perizinan investasi dan pengembangan pariwisata.

‘’Visi Gubernur yang luar biasa, sudah terlihat cukup baik di lapangan. Hanya saja belum optimal karena Covid yang masih terjadi sampai saat ini,” kata Ketua DPC PDIP Sumbawa ini.

Pada beberapa sektor, tambah Rafiq, masih perlu digenjot dan dimaksimalkan. Seperti pemberdayaan ditingkat petani dan nelayan. Ketersediaan bibit dan pupuk bagi petani harus terjamin. Kemudian pemerataan pembangunan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa mesti terus diupayakan. (arn/ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional