Bupati Bima Kerap Dihadang Warga

Bima (Suara NTB) – Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Bima, Edy Tarunawan SH mengaku Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri kerap kali dihadang sekelompok warga saat turun safari di sejumlah wilayah di daerah setempat.

Hal itu disampaikan Edy saat acara Dialog Penguatan Kemitraan antara Pemerintah dan Organisasi non pemerintah menuju Bima, Jumat, 29 Juni 2018. Selain Bupati, Diskusi itu juga dihadiri Dandim Bima 1608 Bima, Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka.

Iklan

Menurut dia, aksi penghadangan tersebut juga tidak jelas dilakukan dan arah tujuannya. Pasalnya, setelah dilakukan upaya komunikasi dan dipertemukan tidak ada keinginan yang disampaikan.

“Misalnya di Kecamatan Monta bagian dalam sudah tiga kali Bupati dihadang. Bagi mereka ada kesenangan tersendiri, karena ketika ditanya atau dibuka komunikasi tidak mau juga menjawab apa keinginannya,” ujar Edy.

Adanya penghadangan itu juga dibenarkan oleh Bupati. Bahkan saat menghadiri acara pernikahan wargapun Ia bersama rombongan akan mendapatkan penghadangan dengan cara blokade jalan menggunakan kayu dan bebatuan.

“Di wilayah Monta dalam beberapa bulan lalu pernah dihadang. Hanya saja disaat ditanyakan terkait keinginan tidak bisa dijawab,” beber Bupati.

Meski begitu, Bupati memahami aksi warga tersebut sebagai bentuk miskomunikasi. Karena Ia berpendapat tindakan sekelompok warga tersebut hanya ingin mengenal lebih dekat dekat pemimpin. “Kami pahami sebagai bentuk kedekatan antara pemimpin dan warga,” katanya.

Pada diskusi itu, Bupati juga  mengapreasiasi peran media dan organisasi non pemerintah yang selama ini berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam mensosialisasikan pembangunan dan permasalahan di daerah.

“Tapi kami berharap media harus menjadi penyeimbang. Tidak hanya memberitakan masalah yang terjadi di daerah. Tapi juga memberitakan penyelesaian dari masalah,” pungkasnya. (uki)