Buntut Pembakaran Bendera, Kader PDIP Lotim Lapor Polisi

Kader PDIP Lotim menyampaikan laporan kepada kepolisian resort Lotim, Rabu, 1 Juli 2020 sebagai bentuk aksi solidaritas dan kemarahan atas pelaku pembakaran bendera PDIP di Jakarta. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lombok Timur (Lotim), Rabu, 1 Juli 2020 mendatangi Mapolres Lotim. Mereka melaporkan para pelaku pembakaran bendera partainya beberapa waktu lalu  di Jakarta.

Sekretaris DPC PDIP Lotim, Marianah usai menyampaikan laporan ke polisi mengatakan, pembakaran bendera partainya merupakan penghinaan. Bendera partai adalah marwah partai.

Iklan

Sebagai kader PDIP, kata Marianah, sangat marah dan kesal terhadap pelaku pembakar bendera partai. Kader PDIP di seluruh indonesia, termasuk di Lotim turut marah besar. Penyampaian laporan ke aparat penegak hukum di seluruh daerah ini juga merupakan perintah dari  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Aparat penegak hukum diminta mengusut tuntas pelaku pembakar bendera PDIP. “Sebagai kader, kami  berkewajiban membela marwah partai kami,” ucap Marianah. Pengaduan ke aparat kepoilisian ini juga menjadi buntut dari amarah para kader di seluruh Indonesia.

Marianah yang juga anggota DPRD Lotim ini menegaskan, terlepas dari locus pembakaran, aksi pembakaran tersebut telah membuat seluruh kader di Indonesia ini marah. Karenanya, seluruh aparat di daerah yang menerima laporan ini dapat mengusut dengan tuntas. (rus)

  Pengelola Pelabuhan Labuhan Haji Merasa Rugi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here