Bulog Sumbawa Berencana Kirim 2.000 Ton Beras ke NTT

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Perum Bulog Subdivre Sumbawa berencana melakukan pengiriman beras sebanyak 2.000 ton ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana pengiriman akan dilakukan ke dua wilayah provinsi setempat yakni Labuhan Bajo dan Atambua.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bulog Sumbawa, Drs. Lalu Tawang kepada wartawan, Kamis, 17 Mei 2018. Pihaknya baru menerima surat dari Jakarta untuk pengiriman tersebut baru-baru ini. Untuk pelaksanaannya belum ditentukan secara pasti. Pihaknya masih menunggu adanya kesiapan kapal pengangkut terlebih dahulu.

Iklan

“Memang kita ada rencana pengiriman beras ke NTT 2.000 ton. Suratnya baru ita terima kemarin. Cuma pelaksanaannya belum bisa kami sampaikan kapan pastinya.  Kita menunggu penangkutnya dulu. Biasanya kalau NTT itu sulit cari kapal. Kalau ada, tinggal angkut,” ujarnya.

Menurutnya, pengiriman beras ke NTT nantinya tidak akan mengganggu ketersediaan beras di Bulog Sumbawa. Karena untuk kebutuhan dua kabupaten yakni Sumbawa dan KSB dalam setahun hanya membutuhkan 7.000 ton. Sementara pengadaan yang sudah dilakukan oleh bulog sekarang sudah 23 ribu ton. Jika dilihat dari kebutuhan, maka serapan 23 ribu ton itu bisa sampai tiga tahun.

“Tidak akan mengganggu kebutuhan beras untuk Sumbawa. Karena kita surflus beras,” terangnya.

Tentunya, kata Lalu Tawang, kalau beras yang ada tidak dikirim ke luar daerah, maka gudang yang ada akan penuh dan tidak bisa diisi dengan serapan yang baru. Selain itu jika dilihat dari kebutuhan, jumlah yang ada bisa menjadi stok hingga beberapa tahun. Jika terlalu lama disimpan juga berpotensi rusak. (ind)