Bulog Jamin Ketersediaan Bapok Cukup Hingga Akhir Tahun

Harisun. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Perum Bulog Cabang Lombok Timur (Lotim) memastikan jika ketersediaan beras dan sejumlah bahan pokok lainnya aman hingga akhir tahun 2020 ini. Misalnya posisi ketersediaan beras saat ini di Gudang Bulog Lotim mencapai 5.327 ton.

Demikian disampaikan, Kepala Bulog Cabang Lotim, Harisun, Jumat, 18 September 2020.

Iklan

Selain ketersedian beras untuk Bulog aman sejumlah 5.372 ton. Komoditi lainnya berupa gula sebanyak, 86 ton, tepung 500 kilogram, dan minyak dalam proses pendistribusian. Artinya, kata Harisun, pihaknya menjamin dalam posisi cukup dan aman hingga akhir tahun seiring dengan penyerapan tetap dilakukan.

Adapun untuk harga gabah kering giling (GKG) yang masuk, Rp5.300 per kilogram berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) berupa gabah kering. Sementara untuk beras sebesar Rp8.300 per kilogram dengan kualitas standar medium. Kualitas beras GKG yang diterima yaitu kadar air (KA) 14 persen dan kadar hampa (KH) kotoran maksimal 3 persen. Kualitas ini cukup tahan disimpan dalam waktu tertentu dan siap digiling untuk menghasilkan beras standar pada saatnya.

Akan tetapi, lanjut Harisun, penyerapannya tetap dilakukan meskipun saat ini masa panen raya sudah berakhir. Beras yang diserap harus mengikuti proses penggilingan menggunakan penggilingan mini yang disediakan atau GAT (Grat Analis Tester), sehingga beras yang masuk dipastikan sudah sesuai standar. Apabila saat proses penggilingan warnanya kuning semua, maka beras yang tidak memenuhi syarat akan ditolak.

Adapun keberadaan setok saat ini dipastikan cukup hingga akhir tahun. Meskipun nantinya terdapat hari-hari besar yang pada saat itu kebutuhan masyarakat terus mengalami peningkatan. “Harga medium Rp8.300, untuk premium mengikuti pasar. Kita tetap melakukan stabilisasi harga pangan sehingga harga beras tidak melonjak jauh,”tandasnya. (yon)