Bulog dan Distanbun Dompu akan Beli Langsung Gabah Petani

Petugas survei kualitas gabah Bulog Cabang Bima saat melakukan tes kadar air (KA) gabah di so Monta bersama tim dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Dompu, Bagian Ekonomi SDA Setda Dompu, dan koordinator penyuluh pertanian, Jumat, 3 April 2020. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Bima berkomitmen menstabilkan harga gabah di tingkat petani Kabupaten Dompu. Memanfaatkan mesin pengering bantuan Kementrian Pertanian RI melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Dompu, Bulog akan membangun kemitraan sehingga bisa melakukan pembelian langsung gabah petani. Distanbun juga memastikan akan terus meningkatkan SDM dan melengkapi sarana prasarana edukasi bagi petani.

Armansyah, S.Pd. (Suara NTB/ula)

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Armansyah, S.Pt memimpin langsung kunjungan lapangan untuk mengecek harga jual gabah petani di So Monta, Jumat, 3 April 2020.

Iklan

Armansyah yang didampingi koordinator penyuluh, Dirmansyah, SP dan jajarannya bersama Kepala Bagian Ekonomi SDA Setda Dompu, Soekarno, ST, MT dan kepala cabang Bulog Bima, Anto Sawaludin Susanto langsung memutuskan agar Bulog melakukan pembelian langsung gabah petani dengan memanfaatkan drayer kelompok tani untuk fasilitas pengeringan gabah.

“Senin, 6 April 2020 kita turun cek dryer kelompok tani,” kata Armansyah.

Armansyah mengaku, informasi harga gabah petani di Dompu Rp3.700 – Rp3.800 per kg untuk gabah kering giling menjadi sorotan pemerintah atasan di tengah pandemi Covid 19. Karena HPP gabah kering giling sesuai Permendag No 20 tahun 2020 ditetapkan seharga Rp4.200,- per kg. “Setelah kita cek kadar airnya, ternyata cukup tinggi. Rata – rata di atas 30 persen. Sementara KA di Permendag itu standarnya maksimal 25 persen,” kata Armansyah.

Memfasilitasi alat tes kadar air (KA) pada padi untuk penyuluh dan mesin giling listrik untuk mengetes kualitas beras akan menjadi prioritas pengadaan kedepan. Sehingga para penyuluh bisa langsung mengedukasi petani dengan kualitas padinya. “Kalau alat tes kadar air untuk jagung, kita sudah punya. Alat tes kadar air untuk padi ini akan kita prioritaskan kedepan,” jelasnya.

Selain peralatan ini, kata Sudirman, edukasi tentang pemupukan akan menjadi tugas pihaknya kedepan. Karena banyak gabah petani yang dipanen memiliki bulir hijau dan ini berpotensi menjadi menir ketika digiling. Bulir hijau ini bukan karena padi belum cukup umur, tapi karena pemupukan yang tidak tepat waktu dan berlebih. Ketika terlambat dipanen, bulir yang tua akan rontok. “Pupuk (Urea) kemarin ada, tapi terlambat. Itu juga yang menyebabkan bulir lebih lama hijau,” katanya.

Kabag Ekonomi SDA Setda Dompu, Soekarno, ST, MT pada kesempatan yang sama mengusulkan agar pengusaha mitra Bulog bisa dibagi wilayah pembelian gabahnya. Pembagian wilayah tidak hanya untuk mempermudah pengontrolan harga gabah di tingkat petani, juga pengusaha bersama penyuluh bermitra mengedukasi petani untuk memproduksi gabah sesuai standar kualitas Bulog. “Ketika di suatu wilayah harganya anjlok, itu bisa langsung diketahui penyebabnya dan yang bertanggungjawab,” kata Soekarno.

Soekarno juga mengungkapkan, kesepakatan bersama Bulog ini akan dikaji bersama sehingga ada dasar hukum dan sistem kerjanya. Baik petani, Pemda, dan Bulog bisa masing – masing berperan untuk menjaga stabilitas harga gabah serta kualitasnya bisa dipertahankan. “Ketika terjadi perbedaan harga walaupun 100 rupiah per kg, itu akan menjadi pintu masuk pengusaha luar masuk membeli gabah kita. Apalagi dengan kondisi seperti saat ini, kita harus fokus menjaga ketersediaan pangan dalam daerah tetap tersedia,” katanya.

Hasil pantauan gabah petani di so Monta di tingkat petani harganya Rp3.750 – Rp3.800 per kg. Harga ini sesuai kualitas gabah dengan kadar air di atas 30 persen dan kadar hampa yang tinggi karena memiliki bulir hijau tinggi. Pemerintah juga didorong menerbitkan fraksi harga HPP sehingga mengakomodir fluktuasi kadar air dan biji hampa. (ula)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional