Bule Italia Terduga Pedofilia Ngompol Saat Ditangkap

Mataram (suarantb.com) – Seorang pria WNA asal Italia berinisial BG (70), diduga melakukan tindak pelecehan seksual terhadap anak-anak di rumahnya,  yang berada di salah satu perumahan di Cakranegara. Hingga saat ini ada enam korban yang telah melaporkan bahwa dirinya telah menerima pelecehan seksual. Mendapat informasi tersebut,  terduga pelaku langsung diamankan Polres Mataram, Rabu, 1 Maret 2017, malam hari.

Dikawal KBO Reskrim Polres Mataram, Ipda Kaharudin, celana pria berusia lanjut itu tampak basah saat digelandang masuk ke ruang pemeriksaan Rumah Ramah Anak dan Perlindungan Perempuan Ditreskrimum Polda NTB. Rupanya, pelaku sudah tiga kali kencing di celana sejak ditangkap malam harinya.

Iklan

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarantb.com, Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto S.IK, saat itu terdapat dua anak yang berkunjung ke sebuah rumah yang berada di bilangan Cakranegara. Saat akan memasuki perumahan tersebut, kedua anak tersebut dihampiri oleh pihak keamanan perumahan tersebut.

Setelah itu, kedua anak tersebut ditanyai oleh pihak keamanan, “mau ngapain, mau kemana?” lalu kedua anak tersebut menjawab, mereka ingin berkunjung ke suatu rumah dengan tujuan ingin mengambil uang.

“Ada laporan perbuatan asusila dilakukan oleh orang asing. Terungkap dari banyaknya anak-anak yang datang ke rumah itu dengan alasan mencari uang,” terangnya saat ditemui di Mapolres Mataram, Kamis, 2 Maret 2017.

Karena dianggap mencurigakan, akhirnya keinginan dari kedua anak tersebut dilaporkan kepada kepolisian. Mendapat informasi tersebut, Polres Mataram menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. terkait terduga pelaku yang merupakan warga Negara asing, penanganan kasus ini dilimpahkan ke Polda NTB.

“Sudah dilimpahkan ke Polda. Tadi sudah koordinasi dengan Dirkrimum. Kita limpahkan karena ini terkait orang asing,” jelasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Dirkrimum Polda NTB, Kombes Pol Irwan Anwar mengaku telah menerima pelimpahan itu.  “Pelimpahan kasus sudah kita terima. Ditangani di Subdit IV PPA. Kita masih penyelidikan,” ujarnya singkat.

Sedangkan informasi dari Kasubdit IV PPA Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Ni Made Pujawati mengatakan, dari laporan yang diterima tercatat ada enam anak yang menjadi korban dugaan pencabulan pelaku BG.

Korbannya antara lain, HH (16), IZ (17), MS (17), SH (24), DY (18), dan MR (18). Korban tersebut berasal dari Gunung Sari, Lombok Barat. (dea)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional