Bulan Ramadhan 1442 H, Ponpes Darul Qur’an Lombok Lahirkan Tiga Penghapal Al-Qur’an

Santri di Ponpes Darul Qur'an Lombok sedang menghapal Al-Qur'an. Ramadhan tahun ini, ponpes ini melahirkan tiga penghafal Al Qur’an usia belia. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an Lombok Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar berhasil lahirkan 3 orang hafizhah (penghafal Al-Qur’an) pada Ramadhan 1442 H ini. Ponpes   di bawah pimpinan Ustadz Usman, M.Pd.I., ini telah melahirkan total 10 orang Hafizh/Hafizhah, hafal Al-Qur’an 30 Juz. Ponpes yang terletak di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat ini didirikan tahun 2017 lalu.

Meski terbilang muda, kesungguhan pengasuh ponpes ini sukses melahirhan penghafal Qur’an di desa yang terkenal sebagai penghasil durian. Dalam hal ini, Ponpes Tahfizh Darul Qur’an Lombok, mewajibkan semua santri sejak kelas 4 SD untuk tinggal di asrama, begitu juga santri SMP.  “Semua santri yang belajar di sini wajib tinggal di asrama, untuk SD mulai kelas 4 harus sudah mulai mondok meskipun rumahnya berdekatan dengan pondok, begitu juga dengan santri SMP harus tinggal di asrama,”  terang Ustadz Usman yang juga anggota DPRD Lobar dari Fraksi PKS ini.

Iklan

Diakuinya, kegiatan Ponpes Tahfizh Darul Qur’an Lombok selama Ramadhan, fokus ke kegiatan Al Qur’an, sehingga santri lebih dekat dengan Al Qur’an di bulan Ramadhan.”Khusus pada bulan Ramadhan, kegiatan santri kita fokuskan ke kegiatan Al Qur’an, termasuk di dalamnya program khusus untuk menghafal Al-Qur’an, karena Al Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan ini,” ujarnya.

Selain itu, selama Ramadhan ini, tambahnya, Ponpes Darul Qur’an Lombok berhasil melahirkan 3 Hafizah 30 Juz di usia yang terbilang belia.” Alhamdulillah Ramadhan kali ini, 3 Orang Hafizhah (perempuan penghafal Qur’an) sudah menyelesaikan setoran hafalan 30 Juz, usia mereka rata-rata 10-11 tahun, ada yang kelas 4 SD dan kelas 5 SD,”  tutupnya.(her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional