Bulan Puasa, Pertamina Tambah 4.620 Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Lombok

Mataram (suarantb.com) – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya peningkatan permintaan elpiji 3 kg  pada saat bulan puasa, Pertamina akan menyiapkan tambahan pasokan epliji  sebesar 6 persen dari jumlah alokasi normal.

“Untuk alokasinya kira-kira akan ditambah sebesar 6 persen dari alokasi normal,” ujar Sales Eksekutif LPG Rayon IX PT Pertamina Firdaus Susanto saat dikonfirmasi suarantb.com, Selasa, 25 April 2017.

Iklan

Saat ini menurut Firdaus, distribusi gas elpiji 3 kg di Lombok mencapai 220 metrik ton perhari atau setara dengan 77.000 tabung gas elpiji. Dengan total tambahan 6 persen, maka akan ada 4.620 tabung gas elpiji 3 kg tambahan pada bulan puasa mendatang.

“Kalau 6 persen berarti 0,06 dikalikan 77.000 tabung gas elpiji. Jadi, ada tambahan 4.620 tabung gas elpiji 3 kg pada bulan Ramadhan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan tambahan 4.620 tabung gas elpiji tersebut memang hanya untuk gas elpiji 3 kg saja karena merupakan produk bersubsidi. Sedangkan untuk Bright Gas 5,5 kg  akan selalu tersedia berapapun permintaan yang ada. Karena memang bukan merupakan produk elpiji bersubsidi.

“Jadi berapapun yang diperlukan masyarakat untuk Bright Gas 5,5 kg akan disediakan Pertamina,” ungkapnya.

Jumlah alokasi normal distribusi elpiji 3 kg tahun ini diakui Firdaus meningkat dibanding tahun sebelumnya, yakni dengan alokasi 217 metrik ton per hari.

Dalam tiga bulan terakhir, Firdaus mengungkapkan realisasi Bright Gas 5,5 kg terbilang masih kecil, yaitu hanya 155 tabung per hari.

“Memang beda jauh elpiji 3 kg yang mencapai 77.000 tabung per hari dibanding Bright Gas 5,5 kg yang 155 tabung per hari. Jadi jangan khawatir kalau yang produk non-subsidi selalu ada stoknya,” katanya.

Dengan adanya tambahan gas elpiji 3 kg  tersebut, Firdaus berharap warga NTB tidak perlu mengkhawatirkan pasokan gas elpiji di bulan Ramadhan mendatang. Ia juga berharap agar tidak ada kendala operasional lainnya seperti cuaca buruk dan ombak di Selat Bali yang tinggi karena  dapat menghambat pendistribusian elpiji tersebut.

Terakhir, Firdaus menerangkan  Pertamina akan selalu bersinergi dengan pihak-pihak terkait untuk menjaga ketersediaan pasokan di bulan Ramadhan. “Ya Pertamina akan bersinergi dengan pihak terkait seperti halnya pihak kepolisian, pelabuhan, mitra kerja pertamina baik SPPBE, agen, dan pangkalan,” pungkasnya. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here