Bulan Maulid Nabi, Pasar Murah Siap Digelar Jika Terjadi Fluktuasi Harga Pangan

H. Prihatin Haryono. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Stok kebutuhan strategis di bulan maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun 2021 ini disebut cukup aman. Sehingga tak dikhawatirkan terjadinya kenaikan harga-harga pemicu inflasi. Pemprov NTB bahkan menyiapkan untuk menggelar pasar murah, jika harga – harga bergerak naik.

Sejumlah kegiatan menyambut Maulid Nabi mulai terlihat. Lomba-lomba juga mulai digelar. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini biasanya paling ramai diperingati di Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Barat. Pada bulan Maulid kita biasanya menjumpai aneka menu dan hidangan Maulid. Dari yang kelasnya ringan, hingga menu kelas berat. Telur, daging ayam, daging sapi, biasanya paling laris sebagai menu utama masyarakat.

Iklan

Biasanya, saat Maulid tingkat konsumsi masyarakat naik. Permintaan kebutuhan strategis tinggi. Acap kali harga-harga juga naik mengikuti permintaan tersebut. Namun di dua tahun terakhir ini, Maulid tidak semeriah sebelum sebelumnya. Karena pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir sampai saat ini. Meskipun, sudah terlihat tanda – tanda perbaikan penurunan angka penularan Covid-19 belakangan ini. Ekonomi masyarakat pelan-pelan menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri (PPDN) Dinas Perdagangan Provinsi NTB, H. Prihatin Haryono mengatakan, disadur dari data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, harga beras stabil dengan cadangan stok sangat mencukupi. Demikian juga jagung mencukupi, daging ayam cukup, telur ayam stabil bahkan cenderung turun harga, stoknya bahkan melimpah. Demikian juga minyak goreng, cabai rawit dan cabai merah tersedia cukup.

“Kalau terjadi sedikit kenaikan harga, misalnya daging ayam, itu karena ada event saja (Maulid Nabi). Yang kurang tersedia daging sapi, laporannya keberadaannya kurang,” ujar mantan Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB ini, Rabu, 13 Oktober 2021. Melihat stok kebutuhan yang secara umum masih mencukupi dan harga di pasaran relatif stabil, pemerintah daerah tak terlalu khawatir dengan peringatan Maulid Nabi tahun 2021 ini.

Apalagi situasi tetap dijaga agar tidak ada kegiatan kumpul-kumpul dalam jumlah banyak. “Kalau sampai terjadi gejolak harga di satu wilayah, kita sudah siapkan menggelar pasar murah. Kami sudah bersurat ke distributor-distributor untuk menggelar pasar murah ini,” imbuhnya.

Wilayah-wilayah yang menunjukkan terjadi pergerakan harga diharapkan melapor ke Dinas Perdagangan terkait di kabupaten/kota dan meminta diadakan pasar murah. “Dalam waktu dekat kita akan menggelar pasar murah Labulia. Sudah ada tembusannya masuk permintaan dilakukan pasar murah. Tapi secara umum kita tidak khawatir ada gejolak harga,” demikian Prihatin. (bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional