Buka Tempat Rapat Luar Ruang

H. Lalu Gita Ariadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Perkantoran menjadi episentrum baru penularan Covid-19. Untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan perkantoran, Pemprov mulai membuka tempat rapat luar ruangan di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB.

‘’Di perkantoran sudah agak aktif kegiatannya. Ada juga menimbulkan ekses. Ada potensi klaster perkantoran jadi episentrum. Maka di Pemprov NTB juga sudah membuka ruang rapat outdoor dengan sirkulasi udara yang baik,’’ kata Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si dikonfirmasi di Mataram, pekan kemarin.

Iklan

Sesuai arahan Satgas Covid-19 Nasional, ada empat hal yang harus dilakukan untuk meminimalisir atau mencegah penularan Covid-19 di perkantoran. Pertama, kata Gita, memastikan pegawai yang masuk kerja atau mengikuti rapat dalam keadaan sehat.

‘’Dengan mengukur suhu tubuh mereka. Maka pengukuran suhu tubuh menjadi keniscayaan. Sehingga yang hadir rapat, masuk kerja adalah orang yang sehat,’’ katanya.

Kedua, pelaksanaan rapat tidak diperkenankan terlalu lama di ruang rapat. Ketiga, materi rapat disampaikan secara singkat, padat dan jelas. ‘’Keempat, harus disiplin menggunakan masker. Artinya, tak boleh makan minum pada saat rapat,’’ terangnya.

Masyarakat yang semakin abai dalam menggunakan masker menjadi potensi penyebaran Covid-19. Masyarakat seolah-olah menganggap suasana sudah kembali normal. Padahal, kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini, kondisi sekarang tidak dalam suasana normal tetapi new normal.

Masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tetapi harus tetap patuh terhadap protokol Covid-19. Sehingga, penerapan sanksi denda dan pidana bagi pelanggar protokol Covid-19 menjadi salah satu instrumen yang digunakan Pemda dalam rangka mendisiplinkan masyarakat. Sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 dapat segera diputus. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here