Buka Diklat Prajabatan CPNSD, Khalik : Musuh Nomor Satu Buang-buang Waktu

Selong (Suara NTB) – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Ahsanul Khalik, membuka Diklat Prajabatan CPNSD Formasi Khusus Tenaga Kesehatan bertempat di Aula MTsN 1 Lotim. Pada kesempatan itu, Ahsanul Khalik mengingatkan agar peserta diklat memanfaatkan waktu.

Mengutip arahan Presiden RI pada pembukaan Musrenbangnas 2018 yang dihadiri pada tanggal 30 April di Jakarta, Ahsanul menegaskan, komoditas termahal di dunia sekarang bukan emas, namun racun dari kalajengking. Harganya 10,5 juta USD/liter setara dengan Rp 145 miliar.

Komoditas yang super mahal lainnya californium 252, zat kimia yang dipakai untuk eksplorasi minyak harganya 27 juta USD/gram atau Rp 375 miliar per gram. Meskipun ada komoditas-komoditas yang paling mahal di dunia, namun tetap saja komoditas termahal adalah waktu.

Jika waktu menjadi komoditas termahal maka musuh nomor satu kita adalah yang namanya “buang-buang waktu”. Oleh sebab itu Pjs bupati mengingatkan kepada seluruh peserta diklat untuk memanfatkan waktu sebaik mungkin, baik dalam peningkatan keterampilan, kapasitas, maupun pelayanan kepada masyarakat.

Ditegaskannya, kesehatan menjadi salah satu pondasi pembentukan kualitas SDM. Oleh sebab itu tenaga kesehatan akan mengemban tugas yang tidak ringan. Disampaikan pula bahwa ada dua hal yang sangat penting untuk diaplikasikan, pertama bagaimana meningkatkan kualitas zikir dan kualitas pikir mengingat angka stunting di Lombok Timur masih sangat tinggi di angka 35,1. Untuk itu tenaga kesehatan sangat diharapkan bisa bekerja dengan baik, tentunya dibutuhkan keikhlasan dalam bekerja.

Sebelumnya Kepala BKPSDM , H. Najamuddin, S.Sos, M.Si dalam laporannya bahwa yang mengikuti Diklat Prajabatan sebanyak 233 orang, yang dibagi menjadi 2 angkatan, pada angkatan pertama berjumlah 156 orang tenaga kesehatan, yang terdiri dari 1 dokter dan 155 orang bidan. Diklat dilaksanakan selama 1 minggu dan untuk angkatan ke-2 dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2018. (yon)