Budidaya Udang Skala Besar, Sumbawa Pastikan Kesiapan Lahan 1.000 Hektare

H. Mahmud Abdullah (Suara NTB/nas)

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan wilayah Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi pembangunan shrimp estate atau budidaya udang vaname skala besar dengan anggaran sekitar Rp4 triliun. Pembangunan sentra budidaya udang vaname skala besar tersebut akan dikembangkan pada lahan seluas 1.000 hektare.

Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah yang dikonfirmasi usai pertemuan di Kantor Gubernur, Jumat, 27 Agustus 2021 memastikan Pemkab Sumbawa mengenai kesiapan lahan yang dibutuhkan untuk proyek besar tersebut. Ia mengatakan, saat ini sedang dilakukan pengukuran lahan di lapangan.
‘’Sedang berjalan pengukurannya, per pemilik dihitung. Lahan dibutuhkan 1.000 hektare,’’ katanya.

Iklan

Bupati menegaskan, Pemkab Sumbawa sangat mendukung proyek besar dari KKP tersebut. Apalagi, akan ada sekitar 500 masyarakat yang akan terlibat secara langsung.
‘’Ini proyek besar. Sekitar 500 masyarakat yang terlibat secara langsung,’’ tandasnya.
NTB ditetapkan menjadi lokasi pembangunan budidaya udang vaname bersama dua daerah lainnya di Indonesia. KKP menggelontorkan anggaran sekitar Rp12 triliun untuk program ini. Di mana, NTB mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp4 triliun. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional