Budidaya Lobster, Lotim Dapat Bantuan KJA Terbanyak

KJA lobster yang ada di Lotim. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) merupakan daerah tempat budidaya lobster yang sangat potensial. Karenanya, Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan Lotim bantuan Keramba Jaring Apung (KJA) terbanyak se Indonesia.

Hal ini diterangkan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (PKP) Sekretariat Daerah (Setda) Lotim, Iswan Rakhmadi mengutip penjelasan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto saat melakukan penyerahan bantuan kepada 73 Kelompok Nelayan Rabu lalu.

Disebutkan, secara nasional ada 101 kelompok nelayan budidaya ikan (pokdakan) yang menerima bantuan. Lotim palinng banyak dengan jumlah anggota mencapai 983 orang. Sisanya tersebar di Lampung, Sumbawa, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

Bantuan KJA ditujukan untuk mendukung perbaikan kawasan perikanan laut. Bantuan tidak hanya terkait teknis budidaya, melainkan dapat mendatangkan kenyamanan bagi para pembudidaya serta pengunjung keramba.

Rencananya pengembangan kawasan budidaya lobster di peraian Lotim ini akan diintegrasikan dengan pengembangan wisata. Secara praktis akan mendukung upaya perlindungan kawasan bahari dari pencemaran lingkungan. Ia mendorong Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat untuk mewujudkan kawasan tersebut sebagai kawasan yang rapi, bersih, dan indah, bebas dari pencemaran dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Bupati H. M. Sukiman Azmy mengingatkan kelompok penerima agar memanfaatkan bersama bantuan yang diberikan secara baik. Dengan demikian, ke depan bisa mendatangkan kesejahteraan bagi seluruh anggota kelompok. Disebut Bupati, kawasan Telong-elong ke depan tidak hanya untuk budidaya perikanan melainkan juga akan dikembangkan sebagai kawasan wisata. (rus)