Event Bau Nyale Diluncurkan 23 Januari 2020

Ilustrasi Event Bau Nyale (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Pemerintah pusat akan meluncurkan Festival Pesona Bau Nyale sebagai event nasional di Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. Peluncuran ini sekaligus bakal menjadi event pembukaan dari rangkaian event Wonderfull Indonesia di tahun 2020 ini.

Demikian diungkapkan Kabag. Humas dan Protokol Setda Loteng, Dr. H.L. Herdan, M.Si., kepada Suara NTB, Senin, 20 Januari 2020. Diakuinya, sejak tahun lalu event Bau Nyale sudah masuk sebagai kalender event pusat, sehingga peluncuran kegiatannya dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

Baca juga:  Hari Ini, Puncak Perayaan Bau Nyale

‘’Launching sendiri menjadi penanda dimulainya persiapan event Bau Nyale. Yang nantinya akan diikuti pula persiapan di tingkat daerah,’’ terangnya.

Menurutnya, ada tujuh event utama yang akan digelar selama event Bau Nyale berlangsung, dimulai pada tanggal 9 Februari mendatang. Di antaranya temu wisata, peresean, lomba fotografi, festival kuliner, pemilihan Putri Mandalika serta malam puncak Bau Nyale yang direncanakan digelar di kawasan Pantai Tanjung A’an Desa Sengkol Pujut.

Baca juga:  Sukses, Pelaksanaan Bau Nyale Tetap Dievaluasi

Untuk malam puncak perayaan event Bau Nyale tanggal 14-15 Februari mendatang, direncanakan akan menghadirkan artis ibukota guna menghibur masyarakat dan wisatawan, sembari menunggu prosesi Bau Nyale (menangkap cacing laut) pada dini hari tanggal 15 Januari.

“Siapa arti ibu kota yang hadir, kita tunggu saja. Tapi memang pemerintah daerah berharap bisa mendatangkan, antara grup band Slank, Noah atau Iwan Fals. Bahkan jika bisa ketiganya akan diupayakan bisa hadir,’’ ujarnya.

Baca juga:  Sukses, Pelaksanaan Bau Nyale Tetap Dievaluasi

Herdan mengatakan, karena event Bau Nyale sekarang sudah menjadi event nasional, maka penanggung jawab kegiatan ada di tangan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi.  Pemerintah kabupaten nantinya pada posisi mem-back up saja. “Event Bau Nyale ini merupakan event kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” terangnya. (kir)