Dari Jingdezhen, Keramik Tiongkok Mendunia

Salah satu sudut Museum Keramik Yuzhou Cichang

Jingdezhen (suarantb.com) – Industri kemarik Tiongkok sudah mendunia. Adalah Jingdezhen, sebuah kota di Provinsi Jiang Xi, dijuluki sebagai ibu kota keramik Tiongkok.

Julukan sebagai provinsi keramik, karena masyarakat di kota ini telah membuat keramik sejak beberapa dinasti hingga saat ini (zaman modern).

Wartawan suarantb.com, Raka Akriyani, berkesempatan berkunjung ke Kota Jingdezhen, Rabu, 28 Agustus 2019.

Tempat pertama yang dikunjungi suarantb.com yang tergabung dalam delegasi Jurnalis Bali, NTB dan NTT adalah, Museum Keramik Yuzhou Cichang.

Huang Xin Yue, dari Museum Keramik Yuzhou Cichang, didampingi Erika Gunawati (staf Konjen RRT), memandu rombongan melihat dari dekat museum keramik tersebut. Ia menjelaskan mengenai seluruh perangkat peninggalan. Alat-alat pembuat keramik, termasuk tungku (alat pembakar) ketika pertama kali keramik diproduksi di zaman Dinasti Han yang tersimpan di museum itu.

Di areal museum seluas sekitar 12 hektar itu, masih terawat tungku tungku tradisional untuk membakar keramik. Lengkap dengan cerobong asap yang menjulang hingga setinggi 60 meter.

Menurut Xin Yue, di areal museum ini juga dilengkapi showroom produksi keramik masyarakat setempat. Masyarakat difasilitasi tempat mempromosikan karyanya tanpa dipungut bayaran.

Di Kota Jingdezhen, jumlah industri keramik cukup banyak. Dari kota inilah keramik Tiongkok diproduksi untuk memenuhi pasar dunia. (*)