Capital Museum China, Mengedukasi Seni dan Sejarah Tiongkok

Wartawan suarantb.com di Capital Museum China. (Ist)

Advertisement

Beijing (suarantb.com) – Museum Nasional Tiongkok (Capital Museum China) berada di pusat Kota Beijing, Tiongkok. Bangunan megah yang merupakan meseum terbesar dan termegah di Tiongkok ini dibangun untuk mengedukasi seni dan sejarah Tiongkok.

Wartawan suarantb.com, Raka Akriyani bersama sembilan delegasi yang tergabung dalam Rombongan Jurnalis Bali, NTB dan NTT yang berkesempatan berkunjung ke China, Sabtu, 24 Agustus 2019 melaporkan, Museum Nasional Tiongkok menurut petugas pemandu, Liu Lusha, rampung direnovasi tahun 2006.

Museum dibangun di atas areal sekitar 60 meter persegi, dengan bangunan dua bagian. Masing-masing sisi sebelah timur dibangun dengan bangunan tujuh tingkat. Sementara di sisi barat dengan enam tingkat.

Museum Nasional Tiongkok dibangun sangat modern. Bangunan dilengkapi lift dan sangat nyaman. Di museum ini para pengunjung bisa melihat langsung dokumen sejarah peradaban dan kisah perjuangan politik Tiongkok.

Disebutkan Liu Lusha, pengunjung Museum Nasional Tiongkok rata-rata setiap hari antara 3000 orang sampai 4000 orang. Jumlah pengunjung bisa membeludak hingga 5000 orang, pada hari- hari libur.

Antusiasme masyarakat Tiongkok untuk mengetahui sejarah peradabannya sangat tinggi. Masyarakat yang berkunjung ke museum tidak dipungut bayaran. Bahkan di setiap sudut bangunan museum, pihak pengelola menyediakan air putih secara gratis bagi seluruh pengunjungnya. (rak)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.