Bangun Kembali ‘’Bale’’ Adat Sembalun, Dispar Lotim Tak Punya Menu Anggaran

Kondisi Bale Adat Sembalun yang memprihatinkan. Butuh perhatian bersama untuk membangun kembali peninggalan nenek moyang ini. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Dr. H. M. Mugni menyatakan tidak ada menu anggaran yang dapat digunakan untuk membangun kembali Bale Adat Sembalun. Bale Adat Beleq Sembalun ini saat ini diketahui masih terlihat berupa puing-puing kayu dan tanah bekas bangunan.

‘’Sesuai namanya rumah adat semestinya menjadi tugas dan kewenangan di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Nanti coba akan kita koordinasikan,” ucapnya pada wartawan di Selong, Selasa, 13 Agustus 2019.

Dispar, ujarnya, sudah berupaya untuk mengajukan anggaran di Kementerian Pariwisata terkait rencana revitalisasi Bale Adat Sembalun. Akan tetapi, alasan tidak ada menu anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diusulkan, sehingga tidak bisa diberikan anggarannya oleh pemerintah pusat.

Diterangkan, urusan budaya saat ini sudah tidak lagi menjadi kewenangan Dispar setelah ada perubahan

nomenkelatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena urusan budaya kini sudah masuk ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dispar saat ini hanya sebagai penjual objek wisata budaya kepada para wisatawan untuk dikunjungi sebagai salah satau kekayaan nilai-nilai budaya yang ada di Gumi Selaparang. Sementara tugas pengelolaan dan pembinaan, menjadi tugas dan kewenangan Dinas Dikbud.

Kondisi Bale Adat Sembalun ini diakui saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian pemerintah untuk segera dibangun kembali.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Dikbud Lotim, Huzaefah mengaku akan mempelajari lebih lanjut terkait tugas pokok dan fungsi kebudayaan. Diakuinya, ada Bidang Kebudayaan yang mengurus kebudayaan di lingkup Dikbud.  “Nanti kita akan coba pelajari dia,” ucapnya.

Kemudian akan dilihat juga apakah ada nomenklatur anggaran untuk perbaikan rumah adat, dirinya akan mengecek di APBD perubahan. (rus)