Keindahan Matahari Tenggelam di Pantai So Dau

Mataram (Suara NTB) – Kabupaten Bima memiliki banyak destinasi wisata yang indah. Salah satunya Pantai So Dou yang masih jarang dikunjungi wisatawan. Padahal potensi wisata pantai ini cukup baik.

Akses jalan menuju pantai ini belum begitu bagus. Namun panorama di pantai ini tidak kalah dari pantai lainnya. Apalagi pemandangan pada asat matahari tenggelam yang tidak terlupakan.

Namun demikian, ketika hujan, jalan menuju pantai ini berlumpur. Sehingga sangat tidak direkomendasikan untuk berkunjung pada musim hujan. Sebab jalanan yang berlumpur akan menyulitkan wisatawan menjangkau pantai ini.

“Saya dari Makassar langsung ke Komodo, setelah itu saya ke Bima dan berkunjung ke Pantai So Dau. Pantainya indah, sunset –nya bagus, tapi fasilitasnya yang masih kurang,” kata wisatawan asal Makassar Nano Putra, di Mataram, Kamis, 26 April 2018.

Baca juga:  Wisatawan Mancanegara Dominasi Pendakian Rinjani

Garis pantai yang panjang dan pasirnya yang putih bersih membuat pemandangan pantai ini menjadi sempurnya. Apalagi air lautnya yang jernih membuat wsiatawan dapat melihat ikan-ikan kecil yang berenang di pinggir pantai.

Selain itu, ada pula terumbu karang yang masih terjaga kealamiannya. Salah satu keunikan di pantai ini adalah area terumbu karang dan pasirnya terpisa. Di area pasir, wisatawan tidak akan menemukan karang atau sejenisnya. Sebaliknya, di area karang sangat padat dengan kehidupan laut  dan bebatuan karang.

Baca juga:  NTB Care tampung 18 Pengaduan, Infrastruktur dan Fasum Objek Wisata Dikeluhkan

“Bisa foto-foto juga, banyak spot bagus untuk foto-foto. Apalagi sunset –nya sangat bagus sekali,” ujarnya.

Meski terlihat indah, namun belum ada fasilitas pendukung di pantai ini. Sehingga  tidak terlalu direkomendasikan untuk dikunjungi bagi wisatawan dari luar negeri. Kecuali jika wisatawan itu memang menyukai destinasi wisata yang menantang.

Transportasi yang dapat digunakan untuk sampai ke Pantai So Dau dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sebab selain medannya yang sulit dan jalannya rusak, juga sempit untuk kendaraan roda empat. Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan dari Kota Bima dan sekitar satu jam dari Sape. (lin)