Komentar Kemenpar Soal Rencana Pembangunan Sirkuit MotoGP

Praya (suarantb.com) – Rencana pembangunan sirkuit balap MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus bergulir. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Esthy Reko Astuti mengomentari rencana tersebut.

Ditemui saat menghadiri acara Festival Bau Nyale, Jumat, 17 Februari 2017, Esthy menyatakan rencana tersebut cukup bagus. Bisa menjadi atraksi wisata tambahan, yang bisa mendatangkan manfaat bagi industri pariwisata dan juga masyarakat.

“Itu sih fine saja, bagus juga dan itu bisa menjadi satu atraksi tambahan di daerah untuk wisatawan. Kalau pun jadi, AMDAL-nya harus diperhatikan agar jangan sampai mengganggu lingkungan,” ujarnya.

Baca juga:  Siapkan SDM untuk Mandalika, Loteng Usulkan Rp6,8 Triliun

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Layanan Terpadu Satu Pintu NTB, H. Lalu Gita Ariadi mengaku tengah menunggu konfirmasi lebih lajut dari pihak ITDC terkait pembangunan sirkuit ini.

“Kita masih tunggu informasi lebih lanjut dari pihak direksi ITDC. Nanti kalau sudah ada info pasti saya kasih tahu,” jawabnya singkat.

Rencana pembangunan sirkuit ini memang sejak jauh hari telah diumumkan ITDC. Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer dalam peresmian signage Kuta Mandalika, Jumat, 17 Januari 2017 menyatakan telah melakukan penandatanganan MoU dengan Roadgrip Motorsports UK Ltd dan Mrk1 Consulting. Dua perusahaan perancang, pengembang dan operator sirkuit balap motor global.

Baca juga:  Proyek "Bypass" LIA - Kuta Gunakan Pinjaman Bank Dunia Rp1,4 Triliun

“Merupakan suatu kebanggaan bagi ITDC untuk dapat mempersembahkan sebuah infrastruktur kelas dunia di Lombok, yang nantinya dapat membawa event-event top dunia ke Lombok dan Indonesia,” ujar Abdulbar.

Dari penandatanganan MoU ini, pengembangan desain akan segera dilakukan untuk mengejar target rencana penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Balap Motor Grand Prix Mandalika pada 2019. Dimana penyelenggaraannya akan dibantu Roadgrip Motorsports UK Ltd. (ros)