Dari Teater, untuk Bima

Mataram (Suara NTB) – Mahasiswa – mahasiswi lintas kampus tak ingin ketinggalan berpartisipasi menggalang dana bantuan untuk meringankan beban para korban yang terkena banjir, di Kota Bima dan sekitarnya.

Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam sanggar Teater Putih, FKIP, Unram, menggalang dana dengan menyelenggarakan pementasan. Mereka menjual tiket dan hasilnya akan disalurkan sebagai bantuan. Selain mengumpulkan uang, mereka juga menerima donasi berupa pakaian.

Pementasan teater yang mereka selenggarakan akan berlangsung, Minggu, 31 Desember 2016 malam nanti ini. Pementasan itu digelar diselenggarakan bentuk partisipasi dalam membantu meringankan beban para korban banjir di Bima.

“Pentas ini memang khusus kita gelar untuk menggalang dana bantuan korban banjir di Bima. Semua hasil penjualan tiket akan kami salurkan secepatnya,” ujar Herlan Jayadi, Pelaksana tugas (Plt) Ketua UKMF Teater Putih, Jumat, 30 Desember 2016.

Adapun naskah yang akan mereka pentaskan berjudul “Merariq Kodeq” karangan Galih Mulyadi. Naskah tersebut pernah dipentaskan beberapa waktu lalu di Kabupaten Lombok Barat.

“Pentas ini memang kesannya dadakan, waktu latihannya teman – teman hanya empat hari. Tetapi sebenarnya naskah ini pernah dipentaskan oleh aktor – aktor yang mentas besok, beberapa waktu kemarin,” tuturnya.

Hal tersebut membuat para pemain tidak kesulitan ketika tampil di panggung. Naskah karangan alumni sanggar Teater Putih ini bercerita tentang potensi sejumlah kasus yang dapat muncul akibat pernikahan dini.

Selain perkara ketidak siapan mental, keluarga yang terbangun dari proses pernikahan dini juga berpotensi tidak mampu menjalin kerukunan. Akibatnya, proses pernikahan dini sangat rentan memicu peningkatan angka perceraian.

“Banyak aspek yang bisa dilihat sebagai pesan dari naskah ini. Terutama sekali mengenai dampak negatif kasus pernikahan dini,” tuturnya.

Pementasan teater bertajuk kasus pernikahan dini itu akan berlangsung di Arena Tapal Kuda, Teater Terbuka Taman Budaya NTB. Pementasan itu akan berlangsung mulai Pukul 20.00 – selesai. Sebanyak 200 lembar tiket pementasan telah disiapkan untuk menggalang partisipasi sumbangan kalangan penonton untuk Warga Bima.

“Selain tiket, nanti kita siapkan tempat pengumpulan baju layak pakai. Sumbangan akan kita kirim setelah selesai pementasan,” tandasnya. (met)