Ritual Rebo Bontong, Ribuan Warga Kecamatan Lapuapi Turun Mandi ke Pantai Kuranji

Giri Menang (suarantb.com) – Bertempat di pantai Kuranji, ribuan warga Kecamatan Lapuapi dan sekitarnya ramai-ramai turun ke pantai Kuranji. Hal ini merupakan bagian dari ritual Rebo Bontong.

Dari pantauan suarantb.com, para pengunjung yang datang untuk mandi tidak hanya datang sendirian, ada juga yang datang bersama pasangan. Bahkan ada juga yang membawa semua anggota keluarganya. Mereka semua tumpah ruah menyemut di bibir pantai Kuranji. Lengkap dengan bekal makanan yang dibawa dari rumah.

Salah seorang warga yang mengaku dari Dusun Perampuan Karang Bayan, Ida Laila kepada suarantb.com mengatakan kegiatan mandi Rebo Bontong memang sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, ia dan sebagian besar masyarakat di lingkungannya percaya kalau dengan mandi Rebo Bontong bisa menghilangkan penyakit yang ada di badan.

“Kita mandi aja. Katanya sih bisa menghilangkan penyakit,” ujar Ida, Rabu, 30 November 2016.

Mandi Rebo Bontong yang jatuh setiap hari Rabu terakhir di bulan Safar itu, lanjut Ida memang menjadi agenda tahunan masyarakat sasak. Terkait dengan dipilihnya pantai Kuranji, Ida menambahkan tidak ada alasan khusus. Karena beberapa warga lainnya ada yang merayakan mandi Rebo Bontong di Pantai Induk, Pantai Padang Reak dan Pantai Gading.

“Ada juga yang mandi di Padang Reak, Induk sana,” katanya.

Untuk diketahui, Ida dan ribuan masyarakat yang memadati pantai Kuranji itu memang sedang merayakan hari Rabu terakhir pada bulan Safar. Yang oleh masyarakat sasak, hari Rabu terakhir di bulan Safar itu disebut dengan Rebo Bontong. Bagi masyarakat Sasak, mandi Rebo Bontong selain menghilangkan penyakit, juga untuk menyucikan diri sebelum menyambut bulan Maulid. Bulan di mana Nabi Muhammad SAW dilahirkan. (ast)